Dua Honorer Terlibat Kasus Curanmor

DITANGKAP : Para pelaku Curanmor minta tebusan berhasil ditangkap polisi. Dua diantaranya merupakan tenaga honor di lingkup Pemkab Lotim. (M. Gazali/Radar Lombok)

SELONG – Polres Lombok Timur berhasil mengungkap sindikat Curanmor dengan modus minta tebusan  yang terjadi di Sakra Barat beberapa hari lalu. Sejak kasus ini diungkap pada Selasa (15/6), sebanyak tujuh orang pelaku telah berhasil diringkus aparat. Mereka adalah  HN (29) warga Mendana Raya Kecamatan Keruak, MS (37) warga Desa Bungtiang Kecamatan Sakra Barat, JN (40)   dan AB (29) warga Pandanwangi Kecamatan Jerowaru, MSN (30) dan SN (30) tahun warga Desa Keruak Kecamatan Keruak dan BS (30) tahun warga Keruak.

Dua diantaranya berstatus tenaga honor di lingkup Pemkab Lotim yaitu MSN (tenaga honor Dinas Pariwisata), dan BS (tenaga honor Dinas PUPR). “Total ada tujuh orang pelaku telah kita amankan. Itu semua tak lepas  berdasarkan hasil pengembangan yang telah kita lakukan setelah mendapatkan laporan dari korban,” kata Kapolres Lotim melalui Kasatreskrim IPTU Muhammad Fajri Rabu (16/6).

BACA JUGA :  Jual Sabu , Tukang Cat Motor Ditangkap!

Para pelaku ditangkap di tempat berbeda-beda. Pelaku utama dalam kasus ini ialah  HN. Modusnya, setelah pelaku berhasil mengambil motor   korban, MS menawarkan penebusan senilai Rp. 5,5 juta. Namun  korban hanya bersedia memberikan Rp 3.juta sebagai tanda jadi, sisanya akan dilunasi setelah sepeda motor tersebut kembali.” Pelaku MS menghubungi pelaku BS dan MSN untuk diberikan uang tebusan itu,” jelasnya.

BACA JUGA :  Tas Diduga Berisi Bom Hebohkan Warga Mataram

Setelah itu pelaku utama HN datang membawa motor hasil curian ke ke rumah salah satu pelaku.   Tapi ketika proses penebusan berlangsung di sebuah tempat yang telah ditentukan, para pelaku bukannya memberikan motor itu ke korban malah kembali dibawa kabur.” Dari tangan pelaku bukti yang berhasil diamankan petugas berupa satu unit sepeda motor milik korban beserta STNK yang tersimpan di dalam jok dan lima unit HP milik pelaku,“ terangnya.

Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Lotim guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. Keterangan para pelaku terus didalami untuk mengungkap kemungkinan ada korban lain.(lie)