Dewan KLU Temukan Bantuan Numpuk di Gudang

Temukan Bantuan Numpuk di Gudang
NUMPUK : Bantuan kemanusiaan korban gempa diklaim Anggota DPRD KLU Abdul Gani masih menumpuk di Posko Kecamatan Bayan. (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG – Anggota DPRD Kabupaten Lombok Utara (KLU) Abdul Gani menemukan bantuan sembako menumpuk di gudang posko Kecamatan Bayan, Rabu (1/8).

Menurut politisi PKB ini, semestinya bantuan yang terus berdatangan itu segera didistribusikan ke masyarakat baik di Kecamatan Bayan maupun kecamatan lain yang terkena dampak. Selain itu dalam penyaluran harus punya data titik-titik pengungsian tersebut. “Jangan biarkan menumpuk seperti ini,” keluh Abdul Gani.

BACA JUGA: Palestina Bantu Korban Gempa Lombok

Dari pantauannya lanjut Gani, bantuan yang menumpuk itu terdiri dari mi instan, air mineral, minyak goreng, beras, snack, dan lainnya. Berdasarkan data sementara, diketahui jumlah warga yang terkena dampak mencapai 30.471 jiwa atau 9.494 KK.

Menanggapi itu, Kepala Dinsos P3A KLU Hadari mengatakan, pendistribusian logistik dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP), harus ada hitam di atas putih atau surat permintaan. Di Kecamatan Bayan langsung disalurkan dengan berkoordinasi dengan desa. Empat kecamatan lain dikoordinir camat. “Pada saat ini sudah tidak ada keluh-kesah. Kalau hari pertama kami akui,” katanya.

Jumlah bantuan sampai saat ini sudah banyak masuk. Dirincikan, beras di posko induk terkumpul 6 ton, kemudian ada bantuan Dinsos Provinsi 5 ton yang masih tersimpan di gudang Dinsos KLU, dan Bulog 2 ton. “Korban terdampak akan terlayani semua,” tandasnya.

BACA JUGA: Pendakian Rinjani Ditutup Total

Untuk mempercepat penyaluran, pihaknya sudah membuat surat edaran untuk segera mendata jumlah korban terdampak. Selain itu diminta juga kecamatan berkoordinasi dengan posko pusat agar bisa mendapatkan bantuan. “Kalau masih kekurangan segera koordinasikan dengan posko pusat,” imbuhnya.

Penyaluran bantuan sesuai jumlah makan tiga kali sehari-semalam. Pihaknya juga menyalurkan air bersih setiap hari sebanyak sembilan tangki yang menyebar ke sembilan desa di Kecamatan Bayan. “Kami juga berkoordinasi dengan kepolisian, TNI,” ucapnya. (flo)