Palestina Bantu Korban Gempa Lombok

Palestina Bantu Korban Gempa Lombok
BANTUAN: Ulama Al Quds Palestina, Syekh Dr Muroweh Mousa Nassar langsung datang ke Lombok dan memberikan bantuan berupa uang sebesar Rp 100 juta. (JALALUDIN/RADAR LOMBOK)

SELONG – Mendengar adanya musibah gempa yang meluluh-lantahkan rumah-rumah warga di Lombok NTB, Sekretaris Ikatan Ulama Al Quds, Syekh Dr Muroweh Mousa Nassar langsung datang ke Indonesia usai mengikuti Mimbal Al Aqsha yang digelar di Istanbul Turki. “Saya langsung datang ke sini untuk menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dari masyarakat Palestina untuk para korban gempa di Lombok ini,” kata Syekh Muroweh kepada para pengungsi yang berada di tenda pengungsi di Desa Obel-Obel Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (1/8).

Dikatakan Syekh Muroweh, dirinya merasa prihatin dengan musibah yang menimpa masyarakat Lombok ini. Meski demikian, ia berharap para korban memaknai musibah ini sebagai bagian dari ujian Allah SWT. “Ujian ini merupakan bukti Allah mencintai masyarakat Lombok,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pendakian Rinjani Ditutup Total

Musibah ini dikatakan hendaknya ditanggapi dengan rasa sabar. Dengan demikian, Allah akan meningkatkan derajat dan keimanan masyarakat Lombok. Syekh Muroweh menambahkan bahwa kondisi lebih mengenaskan dialami oleh jutaan pengungsi Palestina. Selama puluhan tahun para pengungsi berada di tempat pengungsian. Bangsa Palestina selalu sabar dan terus berdoa supaya bisa kembali ke kampung halamannya di Palestina dan terus menjaga kesucian Masjid Al Aqsha. “Semoga Allah akan memberikan masa depan yang lebih baik dan memasukkan masyarakat Lombok ke dalam surge-Nya,” katanya berharap.

Selain mengunjungi para pengungsi, Syekh Muroweh pun menyerahkan bantuan dari masyarakat Palestina senilai Rp 100 juta. Syekh pun sempat berkeliling ke berbagai lokasi bencana dan melihat rumah-rumah warga, masjid dan SMPN 3 Sambelia yang hancur oleh gempa. Di setiap lokasi, Syekh Muroweh tak henti mendoakan para korban. Di setiap lokasi, Syekh Muroweh disambut antusias korban yang tengah pengungsi. Tak hanya itu, para petugas pun berebut untuk bersalaman dan meminta untuk foto bersama.

Kehadiran Syekh Muroweh tak lepas dari program Peduli Lombok yang dijalankan oleh beberapa lembaga Kepalestinaan, di antaranya Kasih Palestina, Amal Bhakti Dunia Islam (Abadi), Amal Mulia, Damai Aqsha Foundation, Al Quds Volunteer, dan For Humanity. Beberapa lembaga kepalestinaan ini membuka Posko Peduli Lombok yang ditempatkan di Desa Obel-Obel Kecamatan Sambalia, Kabupaten Lombok Timur. Posko ini menerima dan menyalurkan bantuan dari berbagai donatur yang tersebar di seluruh Indonesia. ‘’Kondisi Palestina dan Indonesia khususnya Lombok disatukan oleh iman yang sama dan ikatan yang sama,” kata Pembina Abadi, TGH Mukhlis.

BACA JUGA: Akun Facebook Ahyar Abduh Diretas

Sementara itu, para pengungsi mengaku sangat bahagia dikunjungi Syaikh dari Palestina ini. “Padahal kondisi masyarakat Palestina sangat kesusahan tapi masih sempat menjenguk kami,” kata Fitri, salah satu korban gempa. Bahkan ia sempat menyodorkan anak yang ia gendong agar digendong dan doakan oleh sang Syaikh berharap diberikan kesehatan dan masa depan yang lebih baik. (lal)