Syeikh Palestina Safari Ramadan ke Pemkot Mataram

MATARAM – Hari kedua Ramadan 1437 Hijriah, Pemerintah Kota Mataram mendapat kunjungan  seorang tokoh agama asal Palestina, Syeikh Naseer Nasif Abdullah.

Kunjungan yang dikemas dengan menggelar Shalat Dhuhur berjamaah dan tausiyah di aula lantai 3 Kantor Wali Kota Mataram pada Selasa (7/6) ini diikuti oleh Wakil Wali Kota  H. Mohan Roliskana, Plt Sekretaris Daerah   H. Effendi Eko Saswito, beserta segenap jajaran Pemerintah Kota Mataram. Tampak hadir pula Ketua Komite Nasional Untuk Rakyat Palestina (KNRP) Wilayah NTB TGH Achmad Muchlis.

Didampingi para pengurus KNRP Wilayah Nusa Tenggara Barat, Syeikh Naseer Nasif Abdullah datang menjelang pelaksanaan Shalat Dhuhur dan didaulat untuk memimpin pelaksanaan Shalat Dhuhur Berjamaah bersama para karyawan-karyawati lingkup Kota Mataram. Selain itu, para karyawan-karyawati juga dapat menyumbangkan dana seikhlasnya untuk membantu warga Palestina yang hidup dalam banyak keterbatasan. Sayangnya karyawan-karyawati yang hadir relatif sedikit, hal tersebut karena acara dilangsungkan tepat pada jam istirahat pegawai lingkup Kota Mataram.

BACA JUGA :  Pemdes Kayangan Serap Aspirasi Lewat Safari Ramadan

Didampingi penerjemah, Syeikh Naseer Nasif Abdullah memperkenalkan dirinya sebagai saudara sesama muslim yang datang dari Negeri Para Nabi, Palestina, yang saat ini tengah berada dalam pendudukan Zionis Israel. Dirinya meminta segenap jamaah yang hadir untuk membantu warga Palestina dengan do'a serta donasi. '' Mengingat di Palestina ada satu masjid yang sangat istimewa dalam sejarah Islam, Masjidil Aqsa yang perlu dikembalikan lagi fungsinya sebagai masjid tempat umat muslim melaksanakan ibadah shalat,'' katanya.

BACA JUGA :  Pengusaha Reklame Diminta Taat Bayar Pajak

Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana dalam sambutan penerimaannya menganggap kehadiran Syeikh Naseer Nasif Abdullah ke Kota Mataram sebagai sesuatu yang patut disyukuri. Dengan demikian warga Kota Mataram mengetahui kondisi sebenarnya dari Palestina dan warganya yang telah bertahun-tahun terlibat dalam konflik yang rumit dan berkepanjangan. “Kunjungan ini dapat memberi kita pencerahan, membuat kita dapat melihat lebih jelas,'' tuturnya.(dir)