Belasan Cabor Terancam Tidak Bisa Ikut Porprov 2022

ATLET : Tampak saat atlet cabor Voli melakukan latihannya. (DOK/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Dari 26 Cabang Olahraga (Cabor) yang bakal dipertandingkan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2022. Setidaknya ada 11 cabor yang masa kepengurusannya sudah habis. Keadaan ini lantas sangat berpengaruh terhadap nasib belasan cabor ini di ajang Porprov nanti. Karena berdasarkan aturan yang ada, Pengprov Cabor yang belum memperbaharui kepengurusannya, maka dipastikan tidak bisa ikut tampil di ajang multi event olahraga tingkat Provinsi tersebut.

Adapun 11 Pengprov cabor yang habis masa kepengurusannya itu, terdiri dari PBVSI Voli, PERBASI Basket, POBSI Biliar, PBSI Bulutangkis, Muaythai, FPTI Panjat Tebing, PRSI Renang, IPSI Silat, Tarung Drajat, Pertina Tinju, dan Persani Senam.

“Ini 11 cabor yang belum Musprov dan akan habis masa kepengurusannya. Kita harapkan semua Pengprov Cabor ini bisa segera adakan Musprov,” harap Ketua KONI NTB H Mori Hanafi.

Baca Juga :  Persiapan AFC, Vamos Jalani Training Centre

Dikatakannya, berdasarkan data yang diterima dari masing-masing PB Cabor, terdapat sebanyak 14 Pengprov Cabor anggota KONI NTB yang telah dan akan habis masa kepengurusannya di 2022 ini. Namun tiga diantaranya tidak masuk sebagai cabor yang dipertandingkan pada Porprov nanti.

Namun bagaimanapun juga, pihaknya meminta dan menaruh harapan besar agas seluruh Cabor itu menggelar Musprov. Ini semua demi keberlangsungan organisasi dan cabor tersebut untuk mengukir prestasinya. Terlebih dalam waktu dekat akan banyak event menanti. “Anggota KONI NTB cabor prestasi ada 40, tapi 14, diantaranya belum memperbaiki administrasi organisasinya.

Baca Juga :  Adrian Yasmin Amankan Medali Emas di Kejurnas Atletik Piala Panglima TNI

“Semoga semuanya segera bangkit menjalankan kewajibannya,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov POBSI NTB Periode 2017/2021 Bachtiar Thamrin mengatakan, sebelumnya kepengurusan Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) NTB yang seharusnya berakhir November 2021 diperpanjang. Ini terjadi setelah melakukan pengajuan perpanjangan, dengan alasan adanya multi event nasional, seperti PON Papua 2021 lalu.

Adapun perpanjangan itu sudah berakhir pada 13 Mei 2022 lalu, sehingga pihaknya dituntut untuk segera melakukan Musprov untuk kelancaran administrasi cabor yang ikut tampil di Porprov. Sejauh ini, pihaknya mengaku sudah menyiapkan acara Musprov dalam waktu dekat ini.

“Calon sudah ada, secepatnya kita gelar Musprov,” katanya. (rie)