Balap Liar, Polsek Kayangan Amankan Tujuh Motor

TANJUNG-Polsek Kayangan Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara (KLU) berhasil mengamankan tujuh unit motor milik para pelaku balap liar atau penonton yang berada di lokasi.

Lokasi balap liar sendiri berada di sejumlah titik di Kecamatan Kayangan. Diantaranya di ruas jalan nasional Pantai Ketapang, Dusun Panggung Desa Selengen, hingga di perbatasan Kecamatan Kayangan-Bayan. “Tujuh motor ini hasil operasi kita dari awal bulan ramadhan sampai saat ini. Jadi tidak sekaligus, kadang semalam kita amankan dua, tiga,” ujar Kapolsek Kayangan, IPDA Itradi, Kamis (23/6).

Itradi menerangkan, aksi balap liar ini dilakukan setelah sholat terawih. Para pemuda berkumpul sampai ratusan orang. Warga sekitar pun dibuat resah karena suara bising knalpot. Pihak Polsek Kayangan pun kemudian melakukan patroli setiap malamnya untuk menertibkan aksi balap liar ini.

Itradi menuturkan, saat melakukan patroli di lokasi, pihaknya memang tidak bisa banyak mengamankan motor, karena semalam saja polisi yang piket itu empat orang. Sementara anak muda yang ada di lokasi balapan sangat banyak. “Begitu mereka lihat kita, langsung mereka kabur, berteriak ‘polisi, polisi’,” tuturnya.

Dalam melakukan aksi balap liar ini sendiri, para pemuda tersebut berpindah-pindah sembari melakukan konvoi dengan menarik gas motor cukup kencang sehingga meresahkan warga sekitar. Dominan pemuda yang melakukan aksi konvoi dan balap liar ini bukan dari wilayah Kecamatan Kayangan, melainkan dari luar seperti dari Kecamatan Tanjung, Gangga dan Bayan.

Berdasarkan arahan Kapolres Lobar, lanjut Itradi, motor-motor ini akan diamankan hingga usai lebaran ketupat (tujuh hari setelah Idul Fitri), agar motor-motor yang diamankan ini tidak dipergunakan untuk melakukan hal yang serupa di bulan ramadhan dan sebelum lebaran ketupat. Nantinya para pemilik diminta untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi. Kemudian diminta untuk melengkapi surat kendaraan, termasuk mencopot aksesoris-aksesoris balap, seperti knalpot racing. “Di sini kita ingin memberikan pembinaan, memberikan efek jera, agar tidak diulangi lagi, dan Alhamdulillah, tiga malam terakhir ini belum ada lagi kita temukan,” terangnya.

Camat Kayangan, Tresna Hadi sendiri sangat mendukung upaya yang dilakukan Polsek Kayangan ini, karena bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Kegiatan balap liar ini sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat. Saya berharap kegiatan penertiban balap liar ini tetap dilaksanakan agar tercipta rasa aman dan nyaman apalagi bulan Ramadhan,” tandasnya. (zul)

BACA JUGA :  Pemdes Ekas Gelar Lomba Balap Sampan