Asprov PSSI NTB Segera Gelar Liga 3

LIGA 3: Asprov PSSI NTB segera menggelar Liga 3 yang akan berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Turida dan Malomba pada 23 April 2017 mendatang (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Tercatata ada 8 tim yang siap mengambil bagian di ajang Liga 3, yang akan dilkaksanakan oleh Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) NTB. Kompeitisi Liga 3 ini akan dilaksanakan di Gelanggang Olahraga (Gor) 17 Desember, Turida, Mataram, pada 23 April 2017 mendatang.

Sekum Asprov PSSI NTB, Muhazzam mengatakan, sebanyak 8 tim sudah mendaftarkan diri mengikuti Liga 3. “Setelah menggelar manager meeting, sebanyak 8 tim yang sudah siap berkompetisi di ajang Liga 3 nanti,” katanya kepada Radar Lombok, Rabu (12/4).

[postingan number=3 tag=”olahraga”]

Dikatakan lebih lanjut, sistem format pertandingan menggunakan sistem rayon, yakni Rayon Lombok dan Sumbawa. Adapun Tim yang menaungi Rayon Lombok diantaranya Redwood, Hamzanwadi, PS Lobar dan Dinasty Lombok Tengah. Sedangkan Rayon Sumbawa, yakni Panser FC, Persisum, PSKT dan Persidum Dompu.

“Kita bagi menjadi 2 rayon dalam Liga 3 ini,” ujarnya seraya menyampaikan, tim yang sudah mendaftarkan diri mengikuti ajang ini akan langsung diserahkan kepada PSSI Pusat.

Terkait dengan kesiapan panitia untuk menggelar agenda ini, tentunya sudah siap. Meskipun demikian, ajang Liga 3 ini menjadi ajang untuk melihat pembinaan dari asosiasi kabupaten/kota (askab/askot). “Ajang ini sejatinya untuk melihat pembinaan di NTB, dan kami selaku pengurus yang diberikan mandat oleh PSSI untuk menggelar Liga 3,” ujarnya.

“Alhamdullah, Liga 3 ini tentunya tidak lain untuk melihat pembianaan bagi kabupaten/kota dan klub,” sambungnya.

Untuk diketahui, lapangan yang sudah disiapkan ada 2, yakni GOR Turida dan Malomba. Namun terlebih dahulu pihaknya akan meminta izin ke Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB untuk menggunakan GOR Turida.

Dikatakan Azam panggilan akrabnya, Liga 3 ini merupakan program pembinaan Asprov PSSI NTB. Program tersebut tetap harus berjalan, dan kompetisi ini tidak diperkenankan memakai jasa pemain asing. Pemain yang terlibat statusnya amatir, dan tidak ada pembatasan usia.

Nantinya masing-masing grup berisikan daerah asal. Pemenangnya juga berhak berlaga di putaran nasional. Bertanding kembali dengan tim dari daerah lain. “Tim yang juara tingkat provinsi langsung ke nasional,” tutupnya. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid