Ali-Sakti Lakukan Tes Kesehatan, RSUD NTB Pastikan Objektif

Ali-Sakti Lakukan Tes Kesehatan
PEMERIKSAAN : Bakal calon gubernur H Ali Bin Dahlan saat tiba di RSUD Provinsi NTB untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, Selasa kemarin (9/1). (ist/)

MATARAM – Pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur  H Ali Bin Dahlan dan TGH Lalu Gede Muhammad Ali Wirasakti Amir Murni (Ali-Sakti) mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB untuk melakukan tes kesehatan, Selasa kemarin (9/1).

BACA JUGA :  Netralitas TNI-Polri Jaminan Pilkada NTB Damai

Tes kesehatan merupakan salah satu syarat yang harus dilaksanakan oleh seluruh pendaftar pemilihan kepala daerah (Pilkada). Tes tersebut menyangkut banyak hal, baik dari penyakit luar maupun psikis.

Ali BD datang terlebih dahulu ke rumah sakit. Bupati Lombok Timur itu tiba sekitar pukul 07.30 Wita didampingi oleh timnya. Sementara Gede Sakti datang belakangan setelah Ali BD tiba di rumah sakit.

Ketua Komisi Penyelenggara Pemilu (KPU) Provinsi NTB, Lalu Aksar Ansori menyampaikan, tanggal 9 Januari memang telah dijadwalkan untuk pasangan Ali-Sakti melakukan pemeriksaan kesehatan. “Sudah ada Ali-Sakti datang hari ini (kemarin), besok ada dua paslon,” terang Aksar, Selasa kemarin (9/1).

Untuk hari Rabu (10/1), dijadwalkan tes kesehatan bagi pasangan HM Sukiman Azmy dan H Rumaksi (SUKMA) yang akan bertarung di Pilkada Lombok Timur. Kemudian di hari yang sama juga dijadwalkan pasangan  Sudirman dan Syarifudin untuk pilkada Kota Bima.

Selanjutnya pada tanggal 11 Januari dijadwalkan pasangan H Suhaili FT dan H Muhammad Amin. Kemudian di hari yang sama ada juga pasangan  Taufik dan Usman untuk pilkada Kota Bima. “Itu jadwal yang sudah dibuat saat ini, proses pemeriksaan kesehatan butuh 8 sampai 10 jam,” katanya.

Direktur RSUD Provinsi NTB, dr Lalu Hamzi Fikri saat ditemui menerangkan, pihaknya telah mempersiapkan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan standar yang diminta oleh KPU. Kepada seluruh calon juga sudah diminta agar mempersiapkan diri sebelum pemeriksaan kesehatan dimulai.

Terkait dengan pemeriksaan terhadap pasangan Ali-Sakti, Fikri belum bisa menyampaikan banyak hal. Mengingat, semuanya masih berproses dan membutuhkan waktu. “Masuk pertama Pak Ali BD dengan surat pengatar dari KPU. Kemudian langsung kita ambil sample darah, USG dan pengambilan sample dari BNN,” terangnya.

Dijelaskan, pemeriksaan kesehatan bakal calon gubernur dan wakil gubernur membutuhkan waktu 8-10 jam. Tahapan yang paling memakan waktu yaitu tes psikologis. “Ada tiga inti pemeriksaan ini,  pemeriksaan sikologi, fisik dan BNN,” ungkap Fikri.

Lebih lanjut disampaikan, pemeriksaan kesehatan telah dijadwalkan berbagai tahapannya. Termasuk untuk hasil pemeriksaan akan direkap dalam periode 8-15 Januari. Kemudian tim dokter akan melakukan pleno untuk menentukan hasilnya. “Kita akan serahkan hasil pemeriksaan kesehatan itu tanggal 15 Janauri,” ucapnya.

BACA JUGA :  Undang-Undang Pilkada Bersifat Jangka Pendek

Ditegaskan, tim yang melakukan pemeriksaan merupakan organisasi independen yang menjunjung tinggi objektivitas. Semua dokter telah disumpah sehingga terbebas dari pengaruh siapapun dan pihak manapun. (zwr)