578 Kru dan Pembalap Tiba di Mandalika

MULAI BERDATANGAN: Para kru dan pembalap MotoGP mulai berdatangan untuk mengikuti balapan motor kelas dunia di Sirkuit Mandalika. (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYARatusan KRU dan pembalap kini sudah mulai berdatangan untuk mempersiapkan event Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP yang akan berlangsung pada 18-20 Maret mendatang. Para kru dan pebalap ini mulai datang dari Bandara Lombok.

Untuk pembalap, mereka sudah mulai datang dari bandara pada Senin (15/3) malam tapi tidak belum semua pembalap bisa hadir. Mengingat Presiden RI, Joko Widodo juga akan melakukan audiensi dengan pembalap MotoGP pada Rabu (16/3) hari ini di Istana Merdeka, Jakarta. Setidaknya ada 17 pebalap yang akan ikut audiensi seperti Marc Marquez, Joan Mir, Alex Rins, Francesco Bagnaia, Jack Miller, Maverick Vinales, Alex Marquez, dan Takaaki Nakagami.

Sementara pebalap lainnya seperti dari tim Yamaha, Fabio Quartraro lebih memilih langsung terbang ke Lombok untuk mencoba lintasan yang baru selesai diaspal ulang ini. Quartraro datang bersama pebalap Moto2, Moto3 dan IATC dan para kru lainnya. Ia datang pada Senin (15/3) malam sekitar pukul 21:30 Wita.

Pebalap sepeda motor Grand Prix Prancis yang saat ini membalap di MotoGP untuk Monster Energy Yamaha MotoGP yang diketahui sudah memenangkan enam gelar kejuaraan Spanyol. Termasuk gelar CEV Moto3 berturut-turut pada 2013 dan 2014 ini datang mengenakan celana pendek warna hijau cerah dan topi hitam dan menggunakan baju cokelat dan langsung menuju lokasi penginapan. “Saya akan lihat bagaimana kelanjutannya. (I will see how it is going),” ungkap Quartraro saat ditanya tanggapannya terkait Sirkuit Mandalika sembari meninggalkan bandara menuju Sirkuit Mandalika, Senin (14/3) malam.

Stakeholder Relations Manager PT Angkasa Pura I, Arif Haryanto menegaskan, setidaknya sudah ada 578 kru dan pebalap yang sudah tiba melalui bandara. Para kru dan pebalap ini datang menggunakan Garuda Indonnesia GA 4320 route Jakarta-Lombok. Mereka datang menggunakan lima pesawat. “Dari Minggu malam sampai Selasa pagi sudah ada 578 kru dan pebalap yang sudah tiba melalui bandara. Tadi pagi (Selasa pagi, red) pukul 00.15 Wita dan pukul 00:35 ada dua penerbangan. Baru lima penerbangan dari sembilan penerbangan untuk kru dan pebalap ini,” ungkap Arif Haryanto, Selasa (15/3).

Pihaknya tidak menafikan memang hanya ada beberapa pebalap MotoGP yang sudah tiba, karena pembalap lainnya terlebih dahulu akan melakukan parade di Jakarta. Baru setelah itu, mereka langsung datang ke Lombok melalui bandara. “Kebanyakan masih kru yang datang, karena pebalap akan tiba besok tanggal 16 Maret. Pembalap yang ikut parade ada 17 dan siang baru selesai. Setelah itu, mereka langsung terbang ke sini (Lombok, red) dan itu penerbangan terakhir kru dan pebalap dan di sanalah yang ramai,” terangnya. (met)

Baca Juga :  Sidak Proyek KIHT, Komisi II Temukan Banyak Persoalan

PTS General Manager Bandara Lombok, Nugroho Jati menegaskan, berbagai persiapan untuk menunjang tamu di bandara mulai dilakukan. Mulai dari landasan, terminal, lokasi parkir hingga akses keluar masuk bandara sudah dilakukan pembenahan. Pada tatanan pengelolaan manajemen dari pada landasan, terminal hingga manajemen rekayayasa lalu lintas di dalam kawasan bandara. “Peningkatan traffick selama periode MotoGP ini ada 600 flight atau penerbangan dengan rata-rata per hari 100 flight. Di mana flight sebelum priode MotoGP hanya kisaran 40 flight per hari. Jadi ada peningkatan kurang lebih 120 persen dari rata-rata normal harian,” ungkap Nugroho Jati saat ditemui di bandara, Selasa (15/3).

Sementara peningkatan kunjungan di bandara ada sekitar 113.000 penumpang. Di mana ada sekitar 56.000 penumpang yang datang dan 57.000 berangkat. Perbandingannya sebelum periode MotoGP dan priode pandemi Covid-19 rata-rata saat pandemi hanya 3500 dan saat ini bisa tembus hingga 18.000 penumpang per hari. “Kita juga saat ini sudah menyiapkan kendaraan untuk pengunjung atau penonton MotoGP untuk arus puncak kedatangan dan kepulangan. Termasuk bagaimana mengantisipasi kedatangan para penonton pada minggu pagi saat puncak kegiatan. Makanya kita sediakan 31 unit armada dengan kapasitas 925 penumpang dalam satu jam perjalanan pulang pergi (bandara-sirkuit, red),” terangnya.

Selain 31 unit armada, ada juga tersedia taxi dan mobil rencar lainnya sekitar 200 unit kendaraan. Mengingat prediksi kapasitas penumpang pada saat MotoGP bisa sampai 1000 hingga 1300 dan semua bisa terangkut menuju sirkuit mandalika untuk menonton balapan dengan tepat waktu. “Saat ini juga sudah ada kemudahan bagi pengguna jasa penerbangan bagi yang sudah vaksin tiga kali tidak perlu lagi VCR dan peroses dalam validasi kesehatan hanya melalui aplkasi peduli lindungi di bandara keberangkatan dan tidak dilakukan di bandara kedatangan. Makanya ini yang memicu adanya peningkatan kedatangan juga,” tambahnya.

Baca Juga :  5.812 Pelamar Ikuti Seleksi PPPK Guru di NTB

Penerbangan terbanyak dari Jakarta-Lombok, Lombok-Denpasar, Surabaya-Lombok dan berbagai wilayah lainnya. Pihaknya meyakini bahwa event MotoGP ini memberikan dampak yang luar biasa terhadap tingkat kunjungan di bandara. “Bahkan mulai 15 Maret sampai 25 Maret kita operasionalkan bandara 24 jam untuk menampung kebutuhan atau permintaan penerbangan. Sudah mulai ada permintaan penerbangan untuk 24 jam seperti dari maskapai penerbangan Garuda dan berbagai jenis lainnya,” tegasnya.

Di sisi lain, berbagai persiapan pengamanan sudah mulai dilakukan untuk mempersiapkan event Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP yang akan berlangsung pada 18-20 Maret mendatang, agar bisa berjalan dengan aman dan lancar. Bahkan ribuan aparat dari TNI-Polri kini sudah mulai disiagakan untuk menjaga kondusivitas.

Sebagai tanda dimulainya pengamanan tersebut, ribuan personel gabungan TNI-Polri menggelar apel kesiapan pengamanan jelang pelaksanaan event MotoGP di lapangan apel PT ITDC selaku pengelola KEK Mandalika sebagai langkah kesiapan dan antisipasi keamanan selama ajang balap berlangsung.

Komandan Kodim 1620 Lombok Tengah, Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan mengatakan, apel pengamanan tersebut dimaksudkan untuk menentukan dan menempatkan serta pembagian tugas personel di pos-pos pam yang sudah ada, baik pengamanan didalam maupun diluar sirkuit.  “Apel pam gabungan ini tidak hanya melihat kesiapan dari personel yang akan diterjunkan. Namun juga kesiapan sarana dan prasarana dan strategi yang akan diterapkan ketika pelaksanaan pam MotoGP berlangsung,” ungkap Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, kemarin.

Tangkas menambahkan, di setiap pos pam tentunya para personel TNI-Polri akan melakukkan tugas -tugas sesuai standar operasi pengamanan (SOP) yang sudah ditentukan.  Nantinya ada dua lokasi pengamanan yang akan dilakukan oleh aparat gabungan. “Pertama, pengamanan dis eputaran Sirkuit Mandalika, meliputi KEK Mandalika dan luar KEK serta semua pintu masuk juga menjadi prioritas pengamanannya,” terangnya.

Harapannya, untuk mencapai kesempurnaan dalam pengamanan selama dan sesudah event MotoGP berlangsung, sinergi antar instansi di lapangan harus terus bersama agar pelaksanaan tugas di lapangan dalam pengamanan berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. “Karena pada saat pengamanan, personel gabungan ini nanti akan langsung bersentuhan dengan masyarakat dalam maupun luar, untuk itu sinergitas harus selalu terjaga di lapangan demi suksesnya event internasional ini,” tegasnya. (met)

Komentar Anda