24 Ribu Peserta PPPK Guru Akan Ikut Ujian Kompetensi  

Muhammad Nasir (FAISAL HARIS/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Sebanyak 24 ribuan peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 di NTB berhasil lolos varifikasi yang selanjutnya akan mengikuti ujian kompetensi. berdasarkan data informasi yang dihimpun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB mengenai jumlah peserta PPPK 2021 sebanyak 24 ribu orang.

“Ini data yang kami terima dari Dikbud untuk peserta PPPK di NTB sebanyak 24 ribu,” sebut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB Muhammad Nasir.

Jumlah formasi PPPK Guru khusus kuota Pemprov NTB sebanyak 4.442 formasi dengan rincian, guru SLB sejumlah 219 formasi, guru SMA sejumlah 1.973 formasi dan
guru SMK sejumlah 2.250 formasi. Menyampaikan, mengenai pelaksanaan tes seleksi PPPK Guru di Provinsi NTB masih akan mendiskusikan dengan Dikbud. Pelaksanaan tes seleksi PPPK Guru berbeda dengan pelaksanan tes CPNS.

“Tentang pelaksanaan seleksi PPPK Guru, minggu depan akan diajak diskusikan. Karena berbeda dengan tes CPNS dan tidak bersamaan tesnya mereka tersendiri,” terangnya.

BACA JUGA :  SMKN 2 Mataram Gelar Ujicoba Kompetensi Keahlian

Meski secara teknisnya, lanjut Nasir sudah dibahas oleh pemerintah pusat dengan Dikbud, tetapi untuk pelaksanaan seleksi akan dibahas dengan BKD selanjutnya. Makanya Dikbud akan mengundang BKD NTB pekan depan.

Terpisah, Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan menyampaikan secara rinci mengenai jumlah peserta PPPK PPPK Guru di NTB. Untuk jenjang SMA sederajat termasuk SLB yang sudah terverifikasi sebanyak 4.400 orang peserta. Kemudian untuk jenjang SD dan SMP yang terverifikasi sekitar 19 ribuan.

“Maka calon kita untuk ikut PPPK 2021 jenjang SDN, SMP, SMA,SMK dan LSB mencapai angka 24 ribuan lebih,” sebutnya.

Furqan mengaku jika sedang melakukan koordinasi untuk persiapan pelaksanaan uji kompetensi bagi semua peserta PPPK se-NTB, termasuk telah melakukan koordinasi dengan para pengampu yang akan melaksanaan uji kompetensi mulai dari para Kepala Dinas, Kepala Cabang Dinas Pendidikan maupun dengan kepala Sekolah sebagai tempat ujian.

BACA JUGA :  2 Ribu Guru Honorer di NTB Tidak Diakomodir ?

“Mereka kita hadirkan untuk bisa memfasilitasi seleksi PPPK,”terangnya.

Untuk pelaksanaan uji kompetensi, belum dapat memastikan kapan pelaksanaan pastinya. Namun yang jelas akan direncanakan pada September-Oktober 2021 karena sesuai hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu di Malang Jawa Timur.

“Tapi pastinya saya belum tahu. Karena bisa juga akan disesuaikan dengan kesiapan kita, baik soal komputer maupun fasilitas dan kesiapan peserta. Namun pada bulan ini persiapannya sudah selesai,”katanya.

Furqan berharap dari jumlah perserta yang sudah lolos verifikasi ini setidaknya 75 persen bisa lulus tahapan uji kompetensi.

“Maka saya tidak lagi dipusingkan dengan kekurangan guru,” ujarnya. (sal)