Warga Masbagik Ingin Dibangunkan Rumah Sakit

HEARING: Hearing perwakilan warga Kecamatan Masbagik di kantor DPRD Lombok Timur kemarin. Warga meminta dibangunkan rumah sakit umum tipe D di Masbagik. (M. Gazali/RADAR LOMBOK)

SELONG – Warga  Masbagik meminta dibangunkan rumah sakit umum oleh Pemkab Lombok Timur dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan di kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Lotim ini. Secara geografis Masbagik juga menjadi kecamatan dengan wilayah paling luas.

Permintaan ini disampaikan saat warga menggelar hearing di kantor DPRD Lotim, Jumat (21/5). Hearing juga dihadiri oleh para Kades dan Kepala Wilayah (Kadus).

Hal lainnya, mereka mempertanyakan proses rujukan pasien dari Puskesmas ke RSUD Selong yang menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM),  apakah warga bisa  langsung dirujuk ke RSUD Selong setelah berubah statusnya menjadi rumah sakit tipe B ataukah tidak bisa.” Apa yang menjadi aspirasi dan keinginan kami ini supaya segera disampaikan oleh dewan dan pimpinan OPD terkait.  Keberadaan rumah sakit umum di Masbagik harga mati. Harus segera dibangun,” pinta Kades Masbagik Utara Baru, M. Khairul Ihsan, saat hearing.

Jika pemerintah daerah punya kemauan, katanya, maka aspirasi ini mudah direalisasikan. Melihat wilayah Masbagik yang begitu luas terang Ihsan, maka menjadi hal yang sangat naif jika Pemkab tidak memenuhi keinginan masyarakat untuk dibangunkan rumah sakit di wilayah itu.” Apalagi sekarang ini rujukan perorangan tidak boleh lagi ke RSUD Selong setelah berubah status ke tipe B. Ini sangat berbahaya terutama kami yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di bawah. Nggak mungkin kami akan rujuk ke rumah sakit swasta yang biayanya mahal,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Operasi Inaya-Anaya Dijadwalkan Agustus

Soal lokasi tempat dibuatkan rumah sakit, baginya dimanapun tidak ada masalah. Warga akan setuju.” Karena pelayanan dasar kesehatan ini merupakan hal yang sangat krusial,” tutupnya.

Sementara itu ketua Komisi IV DPRD Lotim Lalu Hasan Rahman mengatakan, sejak awal dewan mengusulkan ada rumah sakit umum  di Masbagik. Karenanya dalam pertemuan itu  anggota Komisi IV dan II yang menerima warga menyatakan persetujuan mereka atas aspirasi warga ini.” Rumah sakit tipe D ini harus ada di Masbagik. Masalah pembangunan dan tata ruang seperti apa gampang, nanti bisa kita selesaikan belakangan. Yang penting telah kita setujui bersama dan kami di dewan akan dukung terutama dari anggaran,” tandasnya.

BACA JUGA :  Polisi Pelabuhan Gagalkan Penyelundupan Motor Curian

Hal sama juga disampaikan Ketua Komisi II DPRD Lotim, Ubaidillah. Ia menambahkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat tentunya akan dukung. Namun sekarang adalah tergantung persetujuan bupati.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Lotim, Pathurrahman, menjawab keinginan warga itu. Ia mengatakan aspirasi ini akan langsung disampaikan ke bupati. “Keinginan kita sama yaitu bagaimana  kesehatan masyarakat Lotim  lebih dari kabupaten lain,” jawabnya.

Perlu diketahui, jelasnya, rumah sakit itu terbagi dari  beberapa tipe yaitu tipe D, C, B dan paling atas tipe A.  Yang membedakan rumah sakit tipe D dengan tipe di atas itu adalah pelayanan dasar. Karenanya berkaitan dengan keinginan untuk dibuatkan rumah sakit tipe D di Masbagik tentunya hal yang sangat bagus. Tapi semua itu perlu dikaji terlebih dahulu.(lie)