Fasilitas Pendukung Tete Batu akan Ditambah

Target Juara Best Tourism Village UNWTO

tete batu (ist)

SELONG-Pemkab Lombok Timur memberikan dukungan penuh ke Desa Tete Batu setelah terpilih  mewakili Indonesia di ajang Best Tourism Village yang diselenggarakan oleh UNWTO. Berbagai fasilitas pendukung pun disiapkan terutama berkaitan dengan infrastruktur jalan.” Kondisi jalan saat ini masih dinilai belum standar. Jalan masih dalam kondisi sempit. Makanya terpilihnya  Tete Batu di ajang ini harus dibarengi dengan perbaikan infrastruktur di sejumlah titik dan sekitarnya,” kata Kepala Dinas PUPR Lotim, Marhaban, kemarin.

Jalan utama Desa Tete Batu menuju ke desa sekitarnya lanjutnya, harus dilakukan  pelebaran hingga 7 meter lebih sehingga akses menuju ke tempat itu lebih nyaman bagi pengguna jalan dan warga. Katanya, kondisi jalan saat ini memiliki lebar hanya empat meter. Jika dilakukan pelebaran sampai tujuh meter diakuinya masih sangat memungkinkan.”Kita  tidak perlu lagi dilakukan pembebasan lahan,” terang Marhaban.

BACA JUGA :  325 Kilometer Jalan di Lotim Butuh Perbaikan

Sebelum dimulai pihaknya terlebih dahulu akan menginventarisir titik-titik jalan yang menjadi prioritas untuk ditangani dan dibenahi. Selain itu, akan dikaji kembali infrastruktur mana saja yang akan dikerjakan untuk mendukung Desa Tete Batu menjadi yang terbaik dalam ajang desa wisata terbaik didunia nanti.

Dinas PUPR Lotim sudah menyiapkan proposal bantuan anggaran baik ke Pemprov NTB maupun ke pusat.”Bagi Pemkab Lotim penanganan infrastruktur sudah sangat mendesak untuk dibenahi di wilayah setempat. Akses jalan yang akan ditangani dimulai dari titik jalan nasional menuju daerah desa Tete Batu,” paparnya.

BACA JUGA :  Pencairan BOP PAUD Terancam Hangus

Ia menambahkan selain jalan jaringan drainase dan ketersediaan air baku pun tak luput dari perhatian pemerintah untuk dibangun. Kalau semua fasilitas itu sudah terbangun tidak hanya penilai dari luar negeri saja yang merasa kagum setelah bahkan turis mancanegara pun akan tertarik berkunjung ke desa wisata Tete Batu tersebut.” Besaran anggaran yang kita butuhkan sekitar Rp 50 miliar untuk penanganan secara menyeluruh sehingga Desa Tete Batu dan sekitarnya menjadi lebih baik dan sebagai salah satu tujuan wisata dunia,” tutupnya.(lie)