Wagub Lantik Sembilan Kepala OPD

DILANTIK :Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalillah melantik sembilan Kepala OPD Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB di Gedung Sangkareang Kompleks Kantor Gubernur, Jumat (26/3/2021). (FAISAL/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalillah melantik sembilan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB di Gedung Sangkareang Kompleks Kantor Gubernur NTB, Jumat (26/3/2021).

Adapun sembilan kepala OPD yang dilantik, yakni

  1. drh. Khairul Akbar sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) NTB. Jabatan sebelumnya Kabid Perencanaan Ekonomi Bappeda Dompu
  2. H. Surya Bahari sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB. Jabatan sebelumnya Sekretaris Dispora NTB.
  3. Muhammad Riadi sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) NTB. Jabatan sebelumnya Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral NTB.
  4. Jamaludin sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) NTB. Jabatan sebelumnya Kabid Permukiman Disperkim NTB.
  5. Julmansyah sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB. Jabatan sebelumnya Kabid Pengelolaan Hutan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan NTB.
  6. dr. H. Lalu Herman Mahaputra sebagai Direktur RSUD NTB. Jabatan sebelumnya Direktur Rumah Sakit Umum Kota Mataram
  7. Subhan Hasan sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda NTB. Jabatan sebelumnya Sekretaris Bakesbangpoldagri NTB.
  8. Hj. Baiq Eva Dewiyani sebagai Kepala Biro Perekonomian Setda NTB. Jabatan sebelumnya, Sekretaris Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah NTB.
  9. Ahmadi sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda NTB. Jabatan sebelumnya Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD NTB.
BACA JUGA :  Bunda Niken Ajak Masyarakat Rutin Senam Jantung Sehat

Wagub menekankan, kepada para pejabat agar memperkuat sinergitas dengan saling menguatkan satu sama lain.

BACA JUGA :  Warga Kota Mataram Antusias Mengikuti Vaksinasi Covid-19 di LEM

Maka tentu kepala OPD harus mengedepankan inovasi dan kreativitas di tengah keterbatasan anggaran. “Di masa sulit, tidak ada anggaran yang bisa kita gunakan bebas semau kita, maka diminta untuk mengedepankan inovasi, kreasi dan tentu produktivitas harus lebih dari sebelumnya. Dan Harus memahami visi misi NTB gemilang. Kalau tidak tahu tujuan, maka kita bekerja dalam gelap,” ujarnya.

Wagub juga menyampaikan, jangan sekali-sekali bekerja mengharapkan APBD. Tetapi bagaimana bisa mendapat sebanyak-banyaknya dana APBN. “Saya tantang untuk kemajuan yang pesat di masa sulit. Mari berkolaborasi dan bekerja sama,” katanya. (sal)