TKW Mengaku Disiksa Majikan di Arab Saudi

MENGAKU : Marwiah, TKW asal Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga mengalami luka lebam dan lumpuh. Ia mengaku disiksa oleh majikannya saat bekerja di Arab Saudi. (M. Gazali/RADAR LOMBOK)

SELONG – Marwiah (45), TKW Arab Saudi asal Dusun Tumbuh Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga mengaku disiksa oleh majikannya selama bekerja. Ia memperlihatkan kondisi tubuhnya yang memprihatinkan. Sepulang dari Arab Saudi belum lama ini, kondisi tubuhnya penuh luka lebam. Marwiah juga tidak bisa berjalan  disebabkan karena kedua kakinya bengkak.” Tidak hanya saya disiksa tapi selama bekerja di sana saya juga tidak pernah diberikan gaji,” demikian pengakuan Marwiah kemarin.

Marwiah berangkat ke Saudi tahun 2010 lalu lewat salah satu perusahaan pemberangkatan TKI yang beralamat di Jakarta. Tekatnya kuat untuk memperbaiki ekonomi keluarga. Ia berharap sesampai di negeri orang ia mendapat ekerjaan yang layak.” Selama 10 tahun bekerja tidak pernah diberikan gaji. Tanpa ada salah pun saya dipukul dan disiksa. Saya begitu tersiksa,” kesalnya.

BACA JUGA :  Rumah Sakit Masbagik Berpeluang Dibangun

Proses pemulangannya juga tidak seperti TKI pada umumnya. Ia dipulangkan oleh majikannya itu tanpa melalui prosedur yang berlaku.  Dimana ia langsung dipulangkan begitu saja tanpa berkoordinasi dengan KBRI yang ada di negara tersebut. Karenanya dia  berharap pemerintah segera bersikap terhadap kasus yang menimpanya ini.

BACA JUGA :  RSUD Tipe D Keruak Diresmikan

Kepala Desa Tumbuh Mulia, Mawarlan, mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami warganya itu. Jika benar itu akibat siksaan, ia meminta pemerintah mengusutnya.”Kita tentu tidak terima. Dan kami juga menuntut supaya majikannya di proses oleh KBRI termasuk juga pihak terkait lainnya supaya ini harus segera disikapi. Terlebih lagi kekerasan ini fatal,” tutupnya. (lie)