Target Kunjungan 4,4 Juta Wisatawan Mustahil Tercapai

Target Kunjungan 4,4 Juta Wisatawan Mustahil Tercapai ( Devi Handayani )

MATARAM – Target kunjungan wisatawan ke NTB pada 2021 mencapai 4,4 juta wisatawan nusantara (wisnus) dan wisatawan mancanegara (wisman). Di tengah kondisi pandemi Covid-19 dengan banyaknya macam pembatasan kedatangan menjadikan target 4,4 juta kunjungan wistawan tahun 2021 ini mustahil bisa tercapai.

“Kunjungan wisatawan ke NTB selama Januari – Mei baru 344.733 orang. Artinya target 4,4 juta wisatawan tahun 2021 ini mustahil bisa tercapai,” kata  Sekretaris Dinas Pariwisata Provinsi NTB Lalu Hasbulwadi.

Lalu Hasbul menyebut, jumlah wisatawan nusantara (Wisnus) yang berkunjung ke NTB baru 341.158 orang dan wisatawan mancanegara (Wisman) hanya 3.575 orang selama 5 bulan ini. Jumlah kunjungan wisatawan tahun ini yang baru mencapai ratusan ribu orang sangat jauh dari target. Bahkan hingga akhir 2021 tidak bisa memenuhi target. Meskipun akan ada gelaran event World Super Bike (WSBK) yang diperkirakan mendatangkan banyak tamu.

BACA JUGA :  BI NTB Siapkan Rp 2,34 Triliun untuk Kebutuhan Lebaran

Kendati demikian, Dinas Pariwisata bersama berbagai pihak terkait lainnya tetap berusaha dan mendorong tingkat kunjungan, hanya saja di tengah kondisi sekarang ini dengan banyaknya pembatasan, maka akan sulit mencapai target. Untuk event-event skala nasional atau pun internasional ini menjadi salah satu strategi meningkatkan kunjungan.

“Kami yakin sulit tercapai target ini, sampai Mei 344 ribu target kita 4,4 juta ini berat. Karena kebijakan ini pergerakan orang masih terbatas. Kalau kebijakan ini buka, tanpa promosi sebenarnya pasti datang,” katanya.

Terbatasnya orang untuk melakukan perjalanan menjadi salah satu persoalan sulitnya tercapai kunjungan wisatawan ke NTB, terutama wisman, karena beberapa negara masih membatasi keluar masuk warganya. Begitu juga di Indonesia, wisman belum bisa masuk. Sedangkan wisnus diberatkan oleh biaya tambahan untuk keluar daerah berlibur.

“Bahkan beberapa wisnus di luar negeri itu sudah menyusun paket wisata untuk datang ke NTB, termasuk ke NTB. Cuma belum diperbolehkan keluar,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Pertamina Hapus Subsidi Premium dan Solar

Apalagi beberapa kawasan destinasi wisata di NTB target pasarnya global. Seperti Tramena (Trawangan, Meno dan Air), beberapa wisman banyak yang mengagendakan datang. Hanya saja kebijakan negara belum kembali normal sehingga sangat sulit. Selain itu ada Senggigi dan Kuta Mandalika juga sasarannya pasar global.

“Cuma belum balik saja kebijakan ini seperti di negara Polandia, Australia, dan beberapa negara di Eropa. Kalau sudah balik pasti banyak yang datang,” ungkapnya.

Sementara itu, target kunjungan di 2020 pun tidak tercapai karena terdampak dari pandemi covid-19 ini. Posisi di 2020 mencapai 400.595 orang dengan rincian wisman sebanyak 39.982 orang dan wisnus sebanyak 360.613 orang. Padahal targetnya sebanyak 4,5 juta wisatawan. (dev)