Siswa DPT UN Banyak yang Tidak Ikut

UNBK: Puluhan siswa nampak khusuk ikuti UNBK di hari ketiga di SMKN 3 Mataram (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Kurang lebih sekitar 30 siswa Daftar Pengikut Tetap (DPT) peserta Ujian Nasional yang dinyatakan tidak mengikuti UNBK maupun UNKP di hari ketiga di NTB. Data ini didapatkan dari hasil pantauan sejak hari pertama.

“Ya ada yang tidak ikut, tapi siswa kita itu ada yang menikah dan sakit,” kata Kabid Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Lalu Hasbulwadi, Rabu (5/4).

Berdasarkan DPT peserta UNBK dan UNKP yang berjumlah 17.836 ini awalnya cukup diyakini bisa mengikuti UN. Namun setelah berjalannya UN, baru pihaknya mengetahui jika sebagain dari data tersebut ada yang sudah menikah dan sakit.

[postingan number=3 tag=”unbk”]

Akan tetapi sambung Wadi, dalam hal ini tidak terlalu menjadi masalah. Lantaran nama-nama siswa yang tidak ikut sudah tidak aktif dari jauh sebelumnya. Kondisi itu disebutnya bukan dilakukan oleh siswa yang memang aktif dari sejak awal.

Terhadap siswa yang tidak ikut UN, lanjutnya, pemerintah memberikan hak kepada mereka bisa melakukan ujian susulan. Itupun dengan catatan jika mereka berminat dan sudah terdaftar di DPT.

Bahkan, meskipun siswa bersangkutan sudah menikah, dipastikan pihaknya tetap akan memberikan izin. Data sebanyak 30 siswa yang tidak mengikuti UN ini disebuitnya masih jumlah sementara. Ini karena prosesi UN belum selesai.

Salah satu SMK yang siswanya tidak ikut UN, meskipun siswanya menjadi DPT UN adalah SMKN 3 Mataram. Dalam hal ini Kepala SMKN 3 Mataram Umar mengakui, bahwa dari jumlah siswa DPT yang ada sejatinya jumlahnya sebanyak 673. Tapi salah satu dari jumlah itu ternyata sampai hari ketiga ini tidak ada yang ikut. Padahal UN sangat penting sebagai evaluasi akhir siswa.

Namum setelah ditelusuri, siswa yang bersangkutan atas nama Deny Rahman ternyata memang dari awal tidak pernah ikut ujian praktik yang diselenggarakan sekolah. Hanya saja, karena namanya sudah terlanjur dikirim sejak awal, makanya siswa itu masih resmi menjadi DPT UN sampai hari ini.

Bahkan pihaknya mencoba untuk menghubunginya agar bisa mengikuti UNBK. Tapi siswa yang bersangkutan memang tidak ada niat untuk UNBK. (cr-rie)