Sediakan Menu Cegah Stunting, Kampung KB Desa Bilebante Juara Nasional

PENGHARGAAN: Kampung KB Generasi Berkarya Desa Bilebante saat berpose dengan Bupati dan Kepala BKKBN NTB di kantor bupati Lombok Tengah, Senin (17/7). (M Haeruddin/Radar Lombok)

PRAYAKampung KB Generasi Berkarya Desa Bilebante Kecamatan Pringgarata berhasil mengharmkan nama baik daerah. Pasalnya mereka meraih juara 1 tingkat nasional atas kompetisi literasi menu bergizi Dapur Sehat Atasi Stunting (DAHSAT). Di mana selama ini kampung KB di desa tersebut menyediakan menu makanan yang dianggap mampu mengatasi persoalan stunting.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Lalu Makripuddin mengatakan, kampung KB  Generasi Berkarya Desa Bilebante selama ini diakui mampu menyadikan menu yang enak dan sehat bagi para ibu hamil. Kampung KB ini mengembangkan menu-menu makanan untuk mencegah stunting dengan menanfaatkan kreativitas lokal. “Sekarang ini banyak menu makanan yang enak tapi dari sisi sehat menjadi tanda tanya. Maka di Kampung KB Generasi Berkarya inilah dikembangkan kereativitas menu-menu makanan ibu hamil dengan memanfaatkan kearifan lokal. Alhamdulilah akhirnya menjadi juara 1 tingkat nasional,” unglap Lalu Makripuddin saat bertemu dengan Bupati Lombok Tengah, Senin (17/7).

Baca Juga :  Tidak Ada Dana, Dua Nelayan asal NTT Tak Bisa Pulang

Dikatakan, kampung KB tersebut dalam memberikan makanan terhadap ibu hamil untuk makanan pemula diberikan jagung dan rumput laut yang diolah menjadi bubur. Kemudian ada juga tempe diolah menjadi burger dengan kemasan yang menarik dan ada makanan penutup yakni puding pepaya yang juga dikemas sedemikian rupa. “Sehingga makanan-makanan inilah yang disenangi oleh bayi atau balita kita yang stunting. Jika program ini terus dilanjutkan maka ini menjadi kabar gembira bahwa kita bisa bebas dari stunting dan kita bersyukur bisa juara I tingkat nasional. Maka ada 21 kampung KB yang kita suport di Lombok Tengah setiap bulan ada anggaran untuk memasak dan kita sarankan menu yang dimasak adalah menu yang digunakan di Kampung KB Generasi Berkarya,” sarannya.

Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri mengapresiasi capaian dari Kampung KB Generasi Berkarya Desa Bilebante ini. Terlebih kereasi olah menu yang dilakukan sangat membantu dalam menangani kasus stunting yang selama ini juga terus menjadi program dari pemda. “Menu yang dihasilkan kalau diberikan kepada balita yang kurang gizi dan dikategorikan stunting maka akan bisa memenuhi kreteria untuk tidak menjadi stunting dan menu ini sudah diuji coba akan kandungan gizi di dalamnya. Makanya ini akan kita kolaborasikan dengan Dinas Kesehatan (Dikes) dan berbagai stakeholder lainnya agar asupan dari menu yang dihasilkan ini bisa menyelesaikan kondisi stunting,” terangnya.

Baca Juga :  Dicopot, Kapus Ganti Sangkal Cukur Dana Kapitasi

Dengan adanya capaian ini maka pihaknya semakin optimis angka kasus stunting yang 17 persen saat ini akan bisa mengalami penurunan ditahun 2024 mendatang hingga mencapai 14 persen sesuai target Nasional. “Jadi ini tentu sudah dilakukan uji coba oleh ahli gizi sehingga dianggap sangat layak dalam mengatasi masalah stunting,” tegasnya. (met)

Komentar Anda