SDN 1 Labuapi Kekurangan Guru

GIRI MENANG – SDN 1 Labuapi Kecamatan Labuapi telah ditetapkan sebagai salah satu sekolah rujukan di Lombok Barat. Hal ini bisa dilihat dari gedung sekolah yang memadai, termasuk fasilitas pendukung lainnya. Masalahnya, sekolah ini masih kekurangan guru.

Hal ini dijelaskan Kepala SDN 1 Labuapi Sabariah kemarin. Ia menjelaskan, sekolahnya masih kekurangan guru sebanyak 4 orang. Kekurangan ini telah dilaporkan dan diusulkan ke dinas untuk penambahan. “ Usulannya sudah masuk,” ungkapnya.

Sekolah mengusulkan penambahan empat guru dari dinas. Jumlah guru saat ini ada 13 orang, 10 guru PNS dan 3 guru honor. Jumlah ini masih kurang. Sebab jumlah kelas 12 kelas dengan total jumlah murid 318 anak.

Jika usulan disetujui, maka akan bisa ditempatkan guru kelas tetap. Paling penting proses belajar menjadi lebih maksimal. Karena itu, penambahan guru di SD tersebut menjadi sangat urgen.

Untuk sementara pihaknya berinovasi dengan membagi para guru untuk mengajar murid. Imbasnya guru pun mengajar dobel Mapel. Bahkan, ia pun kerap ikut mengisi kelas karena semua guru mengisi kelas lain. Menurutnya, hal ini berat. Untungnya, proses belajar mengajar tidak pernah terbengkalai.

Kepala Dikbud Lombok Barat H. Ilham membenarkan hal ini. Bukan saja Labuapi katanya. Kekurangan juga terdapat di sekolah-sekolah lain. Pemerintah daerah juga terbentur moratorium  penerimaan guru. “Kami akan segera memenuhi kekurangan guru di SDN 1 Labuapi tersebut,” janjinya.

Ia meminta semua sekolah bisa berkreasi menyiasati kekurangan yang ada. SDN 1 Labuapi sendiri jelasnya, ditetapkan sebagai sekolah rujukan, karena sekolah ini menjadi perhatian kedepan.(flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid