Sambut MXGP, Dokter RSUD NTB Dikirim Belajar ke Finlandia

dr. H Lalu Herman Mahaputra (Faisal haris/radar lombok)

MATARAM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB akan all out dalam memberikan pelayanan kesehatan diperhelatan MXGP Samota Kabupaten Sumbawa yang rencanakan akan berlangsung pada 24-26 Juni 2022 mendatang.

Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H Lalu Herman Mahaputra mengatakan, pihaknya sangat optimis jika dokter dan perawat yang ada di NTB akan sangat mampu melayani para kru dan pebalap MXGP Samota. Bahkan dalam memastikan tim medis bekerja optimal, pihaknya akan mengirim dokter ke negara Finlandia untuk belajar medis. “Kami ke Finlandia bersama lima dokter lainnya guna belajar. Karena Finlandia ini negara yang memang khusus tempat belajar medis terkait dengan event-event otomotif,” katanya, Jumat (22/4).

Kedatangan ke Finlandia, lanjut dr. Jack juga untuk mengambil licence medical untuk perhelatan MotoGP dan event international lainnya yang akan digelar di NTB. Termasuk dalam waktu dekat akan digelar MXGP Samota. “Saya di Finlandia mau ambil licence medical untuk MotoGP dan event international lainnya,” tambahnya.

BACA JUGA :  Pembajakan Akun Medsos, Masyarakat Diminta Hati-Hati

Dikatakan juga, bahwa para dokter yang ikut belajar ke Finlandia nantinya akan menjadi tim inti dalam penanganan medis pada saat gelaran MXGP Samota. Pasalnya mereka telah memperoleh ilmu dalam hal penanganan kesehatan bagi pebalap yang cidera atau mengalami kecelakaan pada saat race berlangsung. “Ya harapannya kalau kita sudah kembali nanti, maka dokter-dokter ini akan menangani. Sehingga jika pada MXGP atau nanti pada saat WSBK, IATC maka kita tidak perlu lagi mendatangkan tim medis atau dokter dari luar,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Gubernur Belum Dapat Laporan Anggaran Rp 16 Miliar Pembelian Randis

Para dokter ini nantinya akan mendapat sertifikat atau lisensi yang dikeluarkan oleh FIM. Dengan lisensi ini maka dokter-dokter yang dimiliki oleh RSUD Provinsi NTB akan bisa menangani pebalap di MXGP secara profesional. Tidak hanya itu, pada saat Formula-E di Jakarta, maka dokter-dokter ini juga bisa dikirim sebagai tim medisnya. “Ini salah satu manfaatnya kita kirim doktor kita untuk belajar keluar,” sambungnya.

Menurutnya, RSUD Provinsi NTB telah membentuk satu tim atau satu unit independent yang khusus bergerak di medical untuk ivent-ivent berskala internasional (World Champions). “Tim medical ini dapat dikirim atau dipakai pada event-event bersekala internasional tidak hanya didalam negeri tapi juga di luar negeri,” pungkasnya. (sal)