Proyek Irigasi Terkendala di Tender

MATARAM-Proyek  perbaikan  irigasi senilai Rp 8 miliar di Kota Mataram belum bisa dituntaskan. Beberapa paket proyek irigasi tercatat gagal tender. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Mataram H. Mahmudin Tura mengatakan, beberapa proyek sedang dikebut dan dilakukan proses  tender. Salah satunya yakni proyek irigasi senilai Rp 8 miliar.  Ada 12 paket proyek yang  diajukan dan dalam proses tender. “ Sempat tertunda satu bula karena kesalahan RAB,” katanya kemarin.

Ia menargetkan proses tender selesai pada awal Juli mendatang untuk 12 paket. Sehingga pengerjaannya bisa tuntas sampai bulan Oktober sesuai kontrak. Pengerjaan proyek irigasi diprioritaskan pada irgasi yang rusak parah di sejumlah titik pertanian di Kota Mataram.

Beberapa irigasi yang rusak parah seperti terdapat di Kecamatan Sekarebala dan Kecamatan Sandubaya. “ Kita targetkan bulan Oktober sudah tuntas dikerjakan,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Kelompok Tani Pade Angen Kelurahan Karang Pule, Ihlas, mengatakan, beberapa saluran irigasi di areal persawahan sudah tidak layak diakibatkan adanya tumpukan sampah. Salah satunya di areal persawahan Karang Pule yang rusak total karena  pembangunan perumahan. “ Saluran banyak dirusak oleh pengembang perumahan,” katanya.

Ia berharap dinas terkait melakukan penindakan terhadap para pengembang perumahan.  Selama ini perbaikan terkesan sia-sia dengan miliaran rupiah namun  setiap pembangunan perumahan selalu irigasi pertanian yang dirusak.

Selaku anggota dewan, ia juga telah membicarakan hal ini dengan pihak-pihak terkait.(dir)

BACA JUGA :  Proyek Irigasi Ditarget Tuntas Akhir Tahun