PPDB Sekolah Negeri Usai, Pendaftar di Swasta Masih Sepi

PPDB
SEPI: Pendaftar di Sekolah Swasta masih sepi, sejumlah sekolah swasta jadi cemas (NASRI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2018/2019 jenjang SMP/MTs negeri sudah usai. Namun sejumlah sekolah swasta masih merasa cemas. Pasalnya, hingga Senin kemarin (9/7) pendaftar di sejumlah sekolah/madrasah swasta di Mataram masih sepi.  Terlebih lagi, adanya Surat Edaran (SE) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang baru, yakni nomor 35 tahun 2018 terkait penambahan kuota siswa baru di sekolah negeri.

“Sampai hari ini jumlah lulusan SD/MI yang mendaftar ke SMP NW masih sedikit. Baru sekitar 20 orang,” kata Ketua Panitia PPDB SMP NW Mataram, Zela Fitrianingsih Senin (9/7).

Dia mengaku sudah banyak berkoordinasi dengan sekolah-sekolah swasta lain di Kota Mataram terkait hal ini. Di sekolah/madrasah wasta lainnya, juga mengalami nasib yang sama, yakni ternyata jumlah siswa yang mendaftarkan diri rata-rata masih sama sama sedikit. Padahal, proses pendaftaran di sekolah negeri sudah usai. Bahkan sudah banyak yang melakukan daftar ulang, tapi di sekolah/madrasah swasta masih saja sepi peminat.

Sebelumnya jelas Zela, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sudah mengeluarkan aturan berupa Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017. Surat itu berisi tentang batas kuota penerimaan siswa baru dimana intinya, Mendikbud hanya membolehkan PPDB di SMP Negeri maksimal 11 kelas, dan tiap kelasnya maksimal diisi 32 siswa.

“Dengan adanya aturan baru dari Kemendikbud kita ini, kewenangan kepada kabupaten atau kota dalam masalah daya tampung siswa. Penambahan kuota siswa baru di SMP atau SMA negeri bisa saja terjadi di kabupaten atau kota, ” lanjutnya.