Polres Lombok Utara Dikukuhkan

DILANTIK: Kapolda NTB Brigjen Umar Septono melantikan pejabat sementara Kapolres Lombok Utara AKBP Rifa’i (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG-Kapolda NTB Brigjenpol Umar Septono resmi mengukuhkan Polres Lombok Utara, kemarin (23/11).

Pengukuhan itu dihadiri perwakilan Mabes Polri Komjenpol Arif Wahyunadi, Kapolda NTB dan jajarannya, Wakil Gubernur NTB HM Amin, Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar dan jajarannya dan tokoh daerah setempat. Wagub NTB HM Amin dalam sambutannya berharap, diresmikannya kantor sentral kepolisian di Lombok Utara, bisa memberikan pelayanan lebih kepada masyarakat. ‘’Semoga dengan peresmian ini Lombok Utara, semakin aman sejahtera,’’ katanya.

Harapan sama disampaikan Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, bahwa keberadaan Polres Lombok Utara, sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Dengan definitifnya polres tersebut, maka masyarakat Lombok Utara, tak perlu lagi jauh-jauh mencari pelayanan ke Lombok Barat.

Terlebih, belakangan ini beberapa isu negatif semakin memerlukan perhatian dan pengamanan khusus dalam menunjang kenyamanan wisatawan. ‘’Mulai dari maraknya penyalahgunaan narkoba di tiga gili hingga peredaran minuman keras,’’ ungkapnya.

Perwakilan Mabes Polri Komjenpol Airf Wahyunadi menuturkan, mimpi masyarakat Lombok Utara memiliki polres sendiri sejak tahun 2008. Dari mimpi itu kemudian dilanjutkan dengan perencanaan pembentukan Polres Lombok Utara tanggal 6 September 2012 di Polsek Pemenang. “Sejak saya menjadi Kapolda NTB pada tahun 2009-2012, kami bersama Pak Bupati dan masyarakat sudah merencanakan pembentukan dengan adanya prasasti di Polsek Pemenang,” terangnya.

Dari empat tahun mimpi masyarakat Lombok Utara, akhirnya terwujud pada tahun 2016 ini. Proses pembentukan Polres Lombok Utara cukup panjang dan harus diseleksi di pusat. Pada saat, ia ditarik ke Arsena yang bertugas mengurus pembentukan polda dan polres baru. Lombok Utara masuk dalam perencanaan tersebut.

Setelah dilakukan verifikasi usulan 64 lebih rencana pembentukan polda dan polres baru. Dilakukan verifikasi berkurang menjadi 27, ia selalu meminta supaya usulan Lombok Utara tetap berjalan. “Begitu juga pada dikurangi 14 usulan, dan Polres Lombok Utara tetap masuk dalam usulan dan sekarang sudah resmi. Ini semua berkat doa masyarakat NTB, khususnya Lombok Utara,” tandasnya.

Sementara Kapolda NTB, Brigjenpol Umar Septono menyampaikan, pengukuhan ini diharapkan mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan Polri di tengah masyarakat untuk memberikan rasa nyaman dan aman, bukan justru menjadi musuh. ‘’Pesan saya  seluruh anggota agar bekerja mengharap rida Allah. Jangan mengharap pujian manusia,’’ pesannya. (flo/gal)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid