Polda NTB Selidiki dugaan suap penerimaan Bintara Polri

suap penerimaan Bintara Polri
AKBP Gatut Kurniadin (Ali Ma’shum/Radar Lombok)

MATARAM—Bidang Propesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda NTB masih menyelidiki kasus dugaan suap penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2017.

Sudah banyak kemajuan yang didapatkan. Diantaranya,  dua anggota Polda NTB terindikasi menerima suap penerimaan Bintara Polri tahun 2017. ” Indikasinya dua orang anggota terlibat. Keduanya ini terduga pelanggar,” ujar Kabid Propam Polda NTB AKBP Gatut Kurniadin saat dikonfirmasi di Mapolda NTB, kemarin.

Bid Propam Polda NTB telah menetapkan dua oknum anggota Polri yang diduga terlibat proses menjanjikan kelulusan rekrutmen bintara sebagai terperiksa. Keduanya yakni seorang perwira pertama dan seorang bintara. ‘’ Ada yang perwira tingkat pertama dan bintara biasa,’’ ungkapnya. Terkait dengan identitas perwira pertama yang terlibat ini. Awalnya Gatut terkesan tidak ingin terlalu jauh membeberkan. ‘’ Pokoknya seorang perwira pertama  berinisial I. Intinya dia ini panitia penerimaan bintara. Satunya lagi bintara biasa,’’ sebutnya.

Bid Propam kata dia hanya menangani dugaan etik yang dilanggar bukan berkaitan dengan proses pidana karena telah menerima suap. Untuk itu, Bidpropam nantinya akan memperdalam kembali. ‘’ Saya tidak berbicara suap. Karena suap itu urusannya tindak pidana. Kalau saya itu mengurus pelanggaran disiplin atau mungkin etik,’’ katanya.

1
2
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid