PKS Kantongi Cawabup Pendamping SJP

Suryadi Jaya Purnama (IST FOR RADAR LOMBOK)

MATARAM – DPC Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Lombok Timur sudah mengantongi tokoh yang akan mendampingi kadernya, Suryadi Jaya Purnama (SJP) sebagai Calon Bupati Lombok Timur.

Hanya saja, Ketua DPC PKS Lombok Timur Murnan Hadi belum mau membuka siapa tokoh itu. Pihaknya masih akan menunggu kepulangan SJP yang sedang ibadah haji. “Cawabup kita umumkan, setelah pak SJP sudah ada di tanah air,” jelas Ketua DPRD Lombok Timur ini kepada Radar Lombok, Rabu kemarin (12/7).

Ia menegaskan bahwa SJP sudah menyerahkan sepenuhnya kepada DPC PKS Lombok Timur dalam menjalin komunikasi politik penentuan pendamping. “Kita sudah ada kesepahaman dengan tokoh tersebut (Pendamping SJP),” imbuhnya.

Baca Juga :  Kecewa, Athar dan Majid Hengkang dari Perindo

Disinggung terkait latar belakang tokoh itu, Murnan mengaku dari kader parpol. Pertimbangannya, cawabup itu bisa membawa parpol lain menjadi mitra koalisi PKS untuk memenuhi persyaratan 10 kursi di DPRD Lotim untuk bisa mengusung paslon. Mengingat PKS hanya punya 5 kursi di DPRD Lotim. “Harapan kita cawabup ini membawa 5 kursi lagi untuk terpenuhi persyaratan usungan,” terangnya.

Informasi yang diserap Radar Lombok menyebut ada dua tokoh potensial jadi cawabup SJP yakni Ketua DPD Golkar Lalu Hasan Rahman dan Anggota DPRD NTB dari PPP TGH Hazmi Hamzar. Terkait dua nama tersebut, Murnan pun tidak menampiknya. Pasalnya, Lalu Hasan Rahman dan TGH Hazmi Hamzar memiliki parpol.

Baca Juga :  Kader NWDI di Demokrat Bakal Hengkang ke Perindo?

Apalagi Lalu Hasan Rahman dan TGH Hazmi Hamzar punya rekomendasi dari parpol masing-masing untuk maju Pilkada Lotim. PPP dan Partai Golkar juga sama-sama mengantongi 5 kursi hasil Pileg DPRD Lotim 2024. “Di tunggu saja nanti kita umumkan, setelah Pak SJP pulang dari tanah suci,” imbuhnya.

Terkait opsi koalisi linear PKS dan Partai Golkar di Pilkada NTB dengan pilkada kabupaten/kota, di mana untuk Pilkada NTB diusung Zul-Uhel, ia mengaku sangat terbuka opsi linear itu. Apalagi PKS dan Golkar punya kandidat dijagokan di Pilkada Lotim. “Saya kira opsi koalisi linear PKS-Golkar di Lotim sangat terbuka,” lugasnya. (yan)

Komentar Anda