PAN Rekomendasikan Puad Jadi Calon Bupati

REKOMENDASI: Ketua DPD PAN Lombok Tengah, Marsekan Fatawi didampingi jajarannya saat menyerahkan rekomendasi kepada H Achmad Puaddi FT, Kamis (20/6). (M Haeruddin/Radar Lombok))

PRAYA – Bakal calon bupati Lombok Tengah, H Achmad Puaddi FT resmi mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pengurus Pusat Partai Amanat Nasional (DPP PAN) untuk maju sebagai calon bupati Lombok Tengah. Rekomendasi dengan nomor: 1040/Pilkada/VI/2024 itu ditandatangani langsung oleh tim pilkada DPP PAN di Jakarta pada 14 Juni lalu.

Dalam rekomendasi itu, tim pilkada DPP PAN menugaskan kepada H Achmad Puaddi FT untuk mencari pasangan atau pendamping sebagai calon wakil bupati Lombok Tengah. Selain itu, ditugaskan juga untuk mendapatkan koalisi parpol lain untuk memenuhi persyaratan pencalonan, melakukan komunikasi intensif dengan DPW, DPD, DPC, dan DPRD PAN untuk menggerakan mesin partai dan membuat program pemenangan pilkada.

Selain itu, H Achmad Puaddi FT juga diperintahkan untuk melaksanakan kerja-kerja politik yang cerdas, cepat, dan konsisten agar dapat memenangkan pilkada serta sanggup menanggung atau membayar biaya lembaga survei yang ditunjuk DPP PAN. Seperti diketahui bahwa saat ini H Achmad Puaddi FT menjadi bacakada pertama yang mendapatkan rekomendasi di Lombok Tengah.

Ketua DPD PAN Lombok Tengah, Marsekan Fatawie menyatakan, keluarnya rekomendasi atau surat tugas ini melalui proses yang cukup panjang, setelah pada 12 Mei DPD PAN Lombok Tengah membuka pendaftaran calon bupati dan wakil bupati. Di mana H Achmad Puaddi FT menjadi bacakada pertama mendaftar di PAN. “Alhamdulilah H Achmad Puaddi menjadi penerima mandat atau surat tugas sebagai calon bupati Lombok Tengah. Setelah kita buka pendaftaran dari Mei hingga kita tutup pada 12 Juni, kita langsung lanjutkan pada 13 Juni rapat pleno. Pada 14 Juni langsung keluar rekomendasi dari DPP,” ungkap Marsekan Fatawie usai menyerahkan rekomendasi di kediaman H Achmad Puaddi FT di Bodak, Kamis (20/6).

Baca Juga :  Tiga Kader PPP Terima Surat Rekomendasi Maju Pilkada

Dijelaskan Masrsekan, ada beberapa item yang menjadi penekanan dalam rekomendasi yang sudah dikeluarkan ini. Pihaknya berharap H Achmad Puaddi FT untuk segera mencari pasangan dan mencari parpol koalisi. Mengingat PAN Lombok Tengah hanya memiliki dua kursi sehingga membutuhkan sekitar 8 kursi lagi untuk tambahan sehingga bisa diusung. “Maka kami harapkan kerja keras beliau (Puad, red) untuk menindaklanjuti rekomendasi ini dan nantinya aka nada evaluasi,” terangnya.

Dengan sudah keluarnya rekomendasi ini, sambung dia, bisa saja nantinya berubah arah dukungan. Namun pihaknya mengklaim jika PAN akan tetap komitmen dalam hal dukungan. Hal ini dibuktikan pada pilkada Lombok Tengah 2020 silam, PAN tetap komitmen meski pada akhirnya calon yang diberikan rekomendasi tidak dapat memenuhi kursi parpol koalisi. “Sejarah PAN pada pilkada 2020 lalu, PAN menjadi partai pertama mengeluarkan rekomendasi dan kami terus memegang komitmen meski pada akhirnya calon yang kami berikan rekomendasi angkat bendera putih. Maka kita harapkan H Achmad Puaddi FT bisa memenuhi apa yang menjadi perintah dari DPP, mencari pendamping dan mencari parpol koalisi,” harapnya.

Baca Juga :  Nomor Urut Digeser, Zaini Merasa Dizalimi DPD Demokrat

Bakal calon bupati Lombok Tengah, H Achmad Puaddi FT mengaku, sebelumnya ia sudah mengikuti mekanisme yang ada di PAN, mulai dari pengambilan formulir hingga mendaftar. Dengan sudah keluarnya rekomendasi ini, pihaknya juga akan terus intens membangun komunikasi baik dengan parpol koalisi maupun yang nantinya akan menjadi pendamping. “Kalaupun nantinya harus nomor satu atau nomor dua, maka kita lihat nanti tapi yang jelas rekomendasi ini menjadi calon bupati. Selain di PAN, ada beberapa parpol juga kami komunikasi. Bahkan di PKS hampir 90 persen final dan minggu depan saya dipanggil oleh DPP PKS. Selain parpol, saya juga komunikasi dengan beberapa pihak. Termasuk dengan H Lalu Pathul Bahri dan HM Nursiah,” paparnya.

Bagaimana saol dukungan Partai Golkar? Puaddi mengaku, sejauh ini masih menunggu keputusan dari DPP. Karena menurutnya di semua parpol memiliki mekanisme, termasuk di Golkar sudah dilakukan survei pertama dan akan ada survei kedua dan ketiga nantinya. “Mudah-mudahan ikhtiar untuk berkhimad untuk masyarakat melalui pilkada ini diberikan jalan,” ucapnya. (met)

Komentar Anda