Polisi Gagalkan Penyelundupan 9.423 Benih Lobster

DILEPASLIARKAN: Ribuan benih lobster yang berhasil diamankan dari seorang nelayan inisial DR, asal Lotim, dilepaskanliarkan di perairan Senggigi, Lobar.(IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM—Kepolisian berhasil menggagalkan penyelundupan 9.423 ekor benih lobster berbagai jenis di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Ribuan benih lobster itu dibawa oleh seorang nelayan asal Sakra, Lotim, berinisial DR.

“Kami mendapati pelaku sedang mengangkut atau membonceng benih lobster tersebut, dengan modus memasukkan bungkusan benih lobster ke dalam kardus warna cokelat,” ucap Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda NTB, AKBP Muh Anton Bhayangkara Gaisar, Jumat (21/6).

Pelaku ditangkap di Jalan Raya Desa Rensing, Kecamatan Sakra Barat, Lotim, pada Rabu malam (19/6), sekitar pukul 21.00 WITA. Pelaku DR merupakan kurir dalam kasus ini. Sebelum ditangkap, pihak polisi terlebih dahulu melakukan pengintaian. “Pengungkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat,” sebutnya.
Di dalam kardus yang di bawa pelaku, polisi menemukan ribuan benih lobster dengan jenis berbeda-beda yang sudah dibungkus. Rinciannya, benih lobster jenis mutiara sebanyak 10 kantong. “Masing-masing kantong berisi 250 ekor, sehingga total keseluruhannya ada 2.500 ekor,” katanya.

Baca Juga :  Warga Batulayar Minta Gubernur Ambil Alih Penyelesaian Lahan Sempadan

Kemudian juga ada benih lobster jenis pasir sebanyak 27 kantong, yang masing-masing kantong berisikan 250 ekor, sehingga total sebanyak 6.750 ekor. Terakhir benih lobster campuran, yang isinya benih lobster jenis mutiara dan pasir sebanyak 173 kantong. “Jadi total benih lobster yang diamankan sekitar 9.423 ekor,” ujarnya.

Kemudian dari mana asal benih lobster tersebut, masih didalami. Ribuan benih lobster itu rencananya akan dikirimkan ke Pulau Jawa dengan harga taksiran mencapai puluhan juta rupiah. “Kita duga (benih lobster) ada yang dari Lombok dan Sumbawa.

Untuk harga pastinya kita belum hitung, karena harus meminta keterangan dari ahli,” kata Anton.
Saat ini, ribuan benih lobster tersebut sudah dilepasliarkan di laut bersama pihak Balai Karantina dan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Mataram, Kamis (20/6) lalu. “Kami (sudah) lepas liarkan di Pantai Senggigi,” jelas Anton.

Baca Juga :  Gita Kaget Fathurrahman Ditunjuk Jadi Pj Sekda

Pelaku sudah diamankan, dan saat ini masih dilakukan pengembangan. Pelaku diancam Pasal 92 juncto Pasal 26 ayat (1) UU nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan, sebagaimana telah diubah menjadi UU nomor 6 tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang dan/atau Pasal 88 huruf a juncto pasal 35 ayat (1) huruf a UU nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan tumbuhan dan/atau pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (sid)

Komentar Anda