Pilkada NTB Berpotensi Empat Paslon

Dr Saipul Hamdi (AHMAD YANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM-Pilkada NTB November 2024 berpotensi diikuti empat pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur. “Kalau melihat potensi perolehan kursi partai di DPRD NTB hasil Pileg 2024, bisa empat paslon,” kata pengamat politik Universitas Mataram, Dr. Saipul Hamdi, Kamis kemarin (28/2).

Sejauh ini dari rekap perolehan suara partai dan potensi raihan kursi, tidak ada satu pun parpol yang bisa meraih 13 kursi di DPRD NTB. Artinya, partai yang mau mengusung kandidat paslon harus membangun koalisi dengan parpol lain, sehingga syarat minimal 20 persen 13 kursi bisa terpenuhi. “Semua partai harus koalisi jika mau usung paslon,” imbuhnya.

Dari rekap sementara perolehan suara dan raihan kursi, ada empat parpol yang menunjukan perolehan suara terbesar dan raihan kursi terbanyak di DPRD NTB. Yakni Golkar, Gerindra, PKS dan PPP. Kemudian disusul perolehan dan raihan kursi partai lain. Seperti PKB, Demokrat, PAN dan parpol lainnya. “Kalau versi rekap PKS, ada 12 parpol memperoleh kursi di DPRD NTB,” imbuhnya.

Baca Juga :  SK Pemberhentian Dua Wakil Ketua DPRD NTB Terbit

Sejauh ini lanjut dia, ada sejumlah partai besar sudah mengumumkan kader terbaik sebagai paslon gubernur-wakil gubernur. Di antaranya, PKS sudah menetapkan Zulkieflimansyah untuk kembali diusung sebagai calon gubernur, dan memberikan prioritas duet dengan Sitti Rohmi Djalilah menjadi Zul-Rohmi jilid II.

Partai Golkar sudah memberikan mandat kepada tiga kader terbaiknya yakni Mohan Roliskana, M Suhaili FT dan Indah Dhamayanti Putri. Ia menyakini, Suhaili lebih memiliki peluang dijagokan Golkar sebagai calon gubernur.

Mohan yang kini mejabat Ketua DPD Golkar NTB akan lebih memilih maju periode kedua sebagai Calon Wali Kota Mataram di Pilkada Kota Mataram 2024. “Mohan pasti akan berpikir realistis. Potensi menang di Pilkada Kota Mataram sangat besar, ketimbang maju di Pilkada NTB,” ucapnya.

Baca Juga :  Gaji PPS dan Pantarlih Telat Dibayar

Sementara Ketua DPD Gerindra NTB yang juga Bupati Loteng Lalu Pathul Bahri sudah mendeklarasikan diri maju di Pilkada NTB 2024. Sementara PPP berpotensi memberikan tiket calon gubernur kepada tokoh sekelas Sukiman Azmy, Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi atau Lalu Muhammad Iqbal. “Bisa saja mereka diusung PPP, dengan syarat mereka bersedia di-KTA-kan sebagai kader PPP,” jelasnya.

Senada dengan itu, Pengamat Politik Universitas Gunung Rinjani Lombok Timur Basri Mulyani mengungkapkan, meski KPU NTB belum menetapkan final hasil perolehan kursi parpol di DPRD NTB. Namun dari rekap sementara hasil Pileg 2024, sudah tergambar potensi raihan kursi partai di DPRD NTB. “Maksimal empat poros koalisi partai bisa terbentuk di Pilkada NTB 2024,” tandasnya. (yan)

Komentar Anda