Pilkada Lotim, Ponpes Darussolihin Deklarasi Dukungan Sukma

Ponpes Darussolihin Deklarasi Dukungan Sukma
DEKLARASI DUKUNGAN: Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Lotim, HM. Sukiman Azmy dan H. Rumaksi (Sukma), disambut antusias masyarakat saat menghadiri deklarasi dukungan Yayasan Ponpes Darussolihin NW Kalijaga untuk Sukma. (M. GAZALI/RADAR LOMBOK)

SELONG—Dukungan untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur (Lotim) nomor urut tiga, HM. Sukiman Azmy dan H. Rumaksi (Sukma) terus mengalir. Kali ini dukungan itu datang dari Yayasan Pondok Pesantren (Ponpes) Darussolihin NW Kalijaga.

Bentuk dari dukungan itu, Ponpes yang dirikan oleh Almagfurullah TGH. Muh. Saleh Ahmad ini melakukan deklarasi dukungan untuk pasangan Sukma, Kamis kemarin (8/3).

Deklarasi dukungan Sukma yang dilakukan bertempat di Lapangan Dusun Keling, Desa Kalijaga itu dihadiri langsung oleh para Pengurus Ponpes dan ribuan jemaah, serta warga Kalijaga dari berbagai dusun. Selain itu, HM. Sukiman Azmy dan H. Rumaksi  juga langsung menyempatkan diri untuk hadir dalam deklarasi tersebut.

“Ponpes Darussolihin NW Kalijaga  telah mengeluarkan surat pernyataan dukungan untuk pasangan Sukma,” tegas Ketua Umum Ponpes Darussolihin NW Kalijaga, Dahyan, dalam sambutannya.

Surat dukungan yang diterbitkan Ponpes untuk pasangan Sukma, sama sekali tidak ada keraguan sedikit pun. Sebab, keputusan yang diambil Ponpes dan jajaran pengurus yang ada didalamnya itu telah melalui proses kajian dan penelaahan yang sangat mendalam. Sehingga keputusan yang mereka ambil juga dinilai sangat tepat. “HM Sukiman dan H. Rumaksi, keduanya merupakan bagian dari keluarga dan saudara dari pada yayasan ini,” sebut dia.

Karenanya, kata dia, segala perjuangan yang telah dilakukan oleh pendiri Ponpes ini, yaitu TGH. Muh. Saleh Ahmad, harus bisa dicontohkan. Tak terkecuali oleh paangan Sukma jika nanti mereka terpilih memimpin Lotim selama lima tahun kedepan. “Karena itu, melalui deklarasi ini, mari kita bersatu memenangkan Sukma, untuk mewujudkan Lotim yang maju dan sejahtera,” singkatnya.

Sementara calon Bupati Lotim, HM. Sukiman Azmy dalam pidato politiknya mengajak semua jemaah Ponpes Darussolihin untuk berjuang bersama-sama memenangkan pasangan Sukma. Dia pun melontarkan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya ke Ponpes, atas deklarasi dan dukungan yang mereka berikan untuk memenangkan pasangan Sukma di Pilkada  Lotim 2018 ini.

“Apa yang menjadi ikhtiar kita, mudah-mudahan di kabulkan oleh Allah SWT.  Dan melapangkan jalan untuk kita memenangkan Pilkada 2018 ini,” harap Sukiman.

Dijelaskan Sukiman, wilayah Lotim terdiri dari tiga bagian, yaitu wilayah Lotim yang bagus, kurang bagus, dan belum bagus. Sementara Kalijaga sendiri katanya, adalah salah satu desa yang berada di wilayah yang bagus. “Lotim ini memiliki tiga klaster. Karena itu, pasangan Sukma juga memiliki tiga semboyan, yaitu adil, sejahtera, dan aman (ASA),” ungkapnya.

Sesuai dengan semboyan, maka keadilan itu sangat penting, mengingat Lotim itu harus dibangun secara bersama-sama. Pembangunan sendiri tidak hanya dilakukan di satu lokasi saja. Melainkan harus menyebar di semua wilayah tanpa ada tebang pilih.

Jika pembangunan dilakukan dengan adil, maka diyakini masyarakat akan bisa merasakan kesejahteraan. Kalau sudah sejahtera, tentu masyarakat juga akan bisa merasakan keamanan.

“Jika Sukma terpilih, maka kita akan melakukan sejumlah hal kedepan, yaitu  pembangunan infrastruktur secara merata di semua wilayah di Lotim. Infrastruktur dimaksud, yaitu jalan mulus di semua wilayah, air mengalir setiap tahun, listrik menyala setiap hari, dan rumah tidak layak huni menjadi rumah idaman,” sebut Sukiman.

Hal lain yang akan mereka benahi nanti, yakni peningkatan kwalitas kesehatan dengan cara membangun rumah sakit di beberapa kecamatan, termasuk Puskesmas di sejumlah desa. Itu semua dilakukan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi berobat jauh-jauh.

“Kemudian soal BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Sekarang masyarakat banyak sekali yang dipersulit ketika mengurus BPJS ini. Makanya nanti hal seperti ini jangan sampai terjadi lagi,” sebutnya.

Begitu juga halnya dengan lapangan kerja, itu akan menjadi salah satu prioritas jika mereka nantinya terpilih. Karena saat ini banyak sekali sarjana yang lulus dari perguruan tinggi menganggur, karena minimnya ketersedian lapangan kerja.

Nantinya pasangan Sukma akan berupaya untuk menyiapkan 10 lapangan kerja di setiap desa. Jika di semua desa disiapkan 10 lapangan kerja, maka akan mampu mewujudkan 2400 lapangan kerja.

“Selanjutnya soal pelayanan publik lain seperti mengurus KTP dan Akta di Dukcapil. Nantinya pelayanan KTP dan Akta akan kita siapkan di semua kecamatan. Sehingga masyarakat bisa dengan mudah mengurus dan mendapatkan, tanpa harus datang ke Dukcapil,” pungkas Sukiman. (lie)