Petugas Gabungan Amankan Puluhan Motor dan Truk Hingga Sajam

DIAMANKAN: Inilah berbagai barang bukti (BB) yang berhasil diamankan oleh TNI-Polri saat melaksanakan patroli gabungan di wilayah Lombok Tengah, Sabtu malam (17/4). (ISTIMEWA/RADAR LOMBOK)

PRAYADalam rangka menjaga dan meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah Lombok Tengah serta untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, petugas gabungan dari TNI- Polri melaksanakan patroli gabungan dengan mendatangi tempat keramaian di berbagai wilayah yang ada di daerah tersebut.

Operasi besar-besaran itu diawali dengan melaksanakan apel gabungan yang di lapangan apel Mapolres Lombok Tengah Sabtu (17/4) yang dipimpin Kapolres, AKBP Esti Setyo Nugroho, bersama Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan. Dengan kegiatan patroli gabungan  ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap situasi keamanan di daerah itu. Petugas berhasil mengamankan puluhan sepeda motor, mobil truk dan senjata tajam  hingga ratusan kotak mercon.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo Nugroho menegaskan bahwa saat patroli gabungan berlangsung, petugas berhasil mengamankan 55 unit sepeda motor, 4 unit mobil truk, 7 senjata tajam dan sekitar 214 kotak petasan dengan berbagai macam merek. Puluhan sepeda motor, mobil truk, sajam dan petasan ini diamankan di sejumlah lokasi seperti di wilayah Kecamatan Pujut, Praya Timur, Janapria, Kopang, Batukliang, Jonggat dan Kota Praya. “Dari hasil patroli kita memang diduga dari puluhan sepeda motor ini kita amankan karena akan melakukan balap liar, dan sebagian memang karena tidak dilengkapi surat-surat kendaraan saat kita lakukan pemeriksaan, karena mereka tidak bisa menunjukan surat-surat juga,” ungkap Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, kemarin.

BACA JUGA :  Tindak Kriminalitas Menurun

Pihaknya menegaskan bahwa patroli skala besar yang dilakukan jajaran Polres dan Kodim Lombok Tengah ini, memang dalam rangka cipta kondisi harkamtibmas di wilayah Lombok Tengah pada bulan suci Ramadhan 1442 H. “Kegiatan ini dalam rangka menjaga situasi harkamtibmas pada bulan Ramadhan,” terangnya.

Sehingga dengan kegiatan ini masyarakat akan merasa nyaman dan aman dalam melaksanakan ibadah selama Ramadhan. Dimana  kegiatan patroli gabungan skala besar TNI-Polri tersebut, akan terus ditingkatkan dan dilaksanakan dalam rangka antisipasi ganguan kemanan wilayah. “Dengan harapan dapat memberikan dampak positif terhadap situasi keamanan di wilayah hukum Polres loteng yang sekaligus merupakan wilayah binaan teritorial Kodim 1620/Loteng serta untuk mewujudkan sinergitas yang kuat antara TNI–Polri dalam menjaga keamanan,” terangnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Komandan Kodim 1620/Loteng, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan. Pihaknya menekankan bahwa situasi dan kondisi keamanan di wilayah Lombok Tengah, masih perlu ditingkatkan. Sehingga aparat keaman perlu melaksanakan patroli gabungan TNI dan Polri, baik menggunakan kendaraan roda enam, roda empat maupun kendaraan roda dua. “Dalam melaksanakan tugas patroli untuk selalu meningkatkan antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, tetap persuasif, edukatif, humanis dan dialogis,” terangnya.

BACA JUGA :  Dipukul, Elis Polisikan Teman Dekatnya

Pihaknya juga meminta untuk tetap memberikan himbauan kepada masyarakat, agar dapat beraktifitas seperti biasanya. Tidak percaya berita hoaks dan tidak terprovokasi berita-berita yang tidak benar baik di media sosial (medsos) maupun media lainnya dan selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Saya harapkan anggota dapat melaksanakan tugas patroli, agar kiranya dapat turun dan memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat,” tambahnya

Pihaknya juga mengaku bangga kepada seluruh personil baik Polri-TNI, karena dapat melaksanakannya dengan iklas, penuh dedikasi dan penuh rasa tanggung jawab. Sehingga dapat bekerjasama, bersinergis untuk menciptakan situasi keamanan yang tetap kondusif. “Pelaksanaan patroli gabungan TNI dan Polri dibagi dalam empat peleton besar dengan menggunakan sistem silang dengan daerah patroli yang dianggap rawan kriminalitas,” terangnya. (met)