Petani Tambak Udang Mengeluh Kurang Didampingi

Petani Tambak Udang
UDANG : Panen raya udang di wilayah Jerowaru belum lama ini. (Janwari Irwan/Radar Lombok)

SELONG – Sejumlah petani tambak udang di Jerowaru meminta pemerintah aktif turun memberikan pedampingan. Pasalnya sejauh ini pemerintah meminta petani mengerjakan sesuatu sementara pendampingan tidak ada.

Salah satu petani tambak udang Dusun Serumbung Desa Pemongkong, Daeng Ridwan, mengaku sedang mengembangkan bibit udang vaname secara organik. Karena mengembangkan udang secara organik tidak memakan biaya yang besar. Hasil yang didapat dengan cara organik ini jauh lebih tinggi.

“Kendala di lapangan adalah tidak ada bimbingan dari pemerintah baik daerah maupun provinsi, bagaimana memelihara udang dan sebagainya. Hanya memberikan bantuan berupa modal saja. Masyarakat itu hanya butuh bimbingan saja, jangan hanya menyuruh saja, tetapi berikan kami ilmu agar berhasil,” ungkapnya.

Selain membutuhkan pendampingan penyuluh, para petani tambak juga sangat membutuhkan bantuan sarana dan prasarana perikanan khususnya kebutuhan budidaya seperti mesin pompa air dan yang lain. Karena dengan adanya bantuan akan bisa meningkatkan hasil panen.” Beruntung ada lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang aktif memberikan pendampingan ke mayarakat,” ujarnya.