Penyelundup Lobster Internasional Diangkut Mabes Polri

AKP Rafles P Girsang (M HAERUDDIN/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Tim penyidik Mabes Polri akhirnya mengangkut Muliadi ke Jakarta.

Pria 40 tahun asal Desa Batunampar Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur ini diterbangkan sekitar pukul 22.22 Wita, Senin malam (24/7). Ini setelah pihak Mabes Polri memastikan, bahwa Muliadi adalah orang yang diincar selama ini. Muladi tercatat masuk daftar pencarian orang (DPO) alias buronan kasus penyelundupan bibit lobster jaringan internasional. ‘’Pelaku sudah kita serahkan tadi malam (Senin malam, red). Karena anggota dari Mabes Polri datang dan langsung menjemput pelaku,’’ kata Kasatreskrim Polres Lombok Tengah AKP Rafles P Girsang, kemarin (25/7).

Rafles mengaku, pihaknya tidak melakukan pemeriksaan mendalam kepada pelaku. Hal ini mengingat pelaku sudah menjadi incaran Mabes Polri selama ini. Terlebih, utusan Mabes segara datang sekitar pukul 22.00 Wita.

Tak lama kemudian, Muliadi pun diangkut bersama barang bukti yang dikantonginya. Karena bukti awal yang dikantongi Mabes juga sudah lengkap. “Berkasnya kan sudah lengkap karena sebelum ditangkapnya pelaku ada pelaku lain yang sudah diamankan,” sebutnya.

Informasi yang berhasil dikorek Rafles, pelaku merupakan jaringan penyelundup bibit lobster lintas negara. Pelaku memiliki banyak chanel dan melakukan penyelundupan dalam skala besar. Pelaku sendiri merupakan pengepul bibit lobster di wilayah Lombok Timur. Sehingga pihaknya terus mendalami kemungkinan adanya jaringan yang masih berkeliaran. “Kalau kita tinggal mengikuti arahan dari atasan untuk tindak lanjut kedepanya,” katanya.

Rafles juga menyampaikan, Muliadi ditangkap berdasarkan laporan Mabes Polri No. DPO/12/III/2017/2017 Tipidter dan LP/324/III/2017/Bareskrim pada 23 Maret 2017. Berdasarkan laporan itulah, pihaknya memburu pelaku dan berhasil meringkusnya saat mencairkan uang di Bank BRI Cabang Praya. Namun, Rafles mengaku tugasnya belum selesai atas kasus itu.

Masih ada satu pelaku lagi yang masuk DPO Mabes Polri. Pelaku ini juga berasal dari wilayah Lombok Timur, dan identitasnya serta fotonya sudah disebar ke semua jajaran kepolisian. ‘’Soal inisialnya tidak bisa kita buka, karena masih dilakukan pencarian,’’ tutup perwira balok tiga ini.

Diketahui, Muliadi diringkus tim Opsnal Polres Lombok Tengah di seputaran wilayah Kota Praya, Senin (24/7).  Penangkapan ini dilakukan setelah polisi memastikan bahwa Muliadi adalah buronan Mabes Polri. (cr-met)

BACA JUGA :  Berkas Kades Lajut Dilimpahkan