Pasuruan Belajar Wisata Halal ke Mataram

WISATA-HALAL
KUJUNGAN: Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, I Made Swastika Negara, menerima kujungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. (Sudir/Radar Lombok)

MATARAM — Konsep wisata halal yang diterapkan Provinsi NTB menjadi daya tarik daerah lain. Salah satunya adalah Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Jawa Timur yang belajar ke Kota Mataram.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram, I Made Swastika Negara mengatakan, konsep destinasi wisata halal di Kota Mataram yang sudah diterapkan oleh Provinsi NTB menjadi contoh. Dengan konsep ini, semua harus bersertifikasi halal sebagai salah satu daya tarik wisatawan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Mataram.

BACA JUGA: NTB dan Uzbekistan Teken Kerjasama Pariwisata

‘’Kita jadi contoh daerah lain, beberapa daerah mulai melirik Kota Mataram,’’ katanya, kepada Radar Lombok, Jumat kemarin, (29/6).

Beberapa persiapan sudah dilakukan menyambut destinasi halal yang sudah beberapa tahun berjalan. Seperti label semua fasilitas penunjang wisata di Kota Mataram.

‘’Kita memiliki hotel, restoran dan rumah makan yang sudah sertifikasi halal di kota Mataram dan salah satu destinasi di dalam Kota Mataram bisa ke Islamic Center dan Makam Loang Baloq,” ucapnya.

Dalam kunjungan kerja tamu disambut iringan gamelan Dispar Kota Mataram. Sebagai tuan rumah disambut dari berbagai unsur kepariwisataan dan stakeholders diantaranya, manajemen Islamic Center (IC) MUI Kota Mataram, perwakilan hotel, restoran dan rumah makan, travel agent, Badan Promosi Pariwisata Kota Mataram.

BACA JUGA: Berkunjung ke Taman Wisata Ala Jepang di Kebon Talo

Sementara itu, Kepala Seksi Informasi Wisata dan Budaya Bidang Pemasaran, Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Heri Purnomo didampingi tim pendamping rombongan Ibu Lussi Agustin, Direktur PT Cemerlang Statistika Indonesia. Ia menyampaikan bahwa Disparbud Pasuruan Jawa Timur sedang menyusun kajian wisata halal pada pemandian Banyu Biru di Pasuruan Jawa Timur.

“Jadi kami datang ke sini ingin menimba ilmu tentang pariwisata halal di Mataram NTB. Mudah-mudahan setelah ini kami bisa kembangkan di pemandian Banyu Buru Kabupaten Pasuruan,’’ katanya.

Kedatangan ke Kota Mataram sebagai pusat ibukota provinsi, untuk belajar tentang konsep pengembangan konsep wisata halal yang sudah ada. ‘’Kita belajar ke Kota Mataram, seperti penyediaan makanan halal sampai sertrifikasi semua hotel dan restoran,’’ singkatnya. (dir)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid