Panitia Diminta Tuntaskan Persiapan MTQ

MATARAM – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-26 akan mulai dibuka tanggal 30 Juli oleh Presiden Joko Widodo.   Ketua DPRD NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda bersama Ketua Komisi V Hj Wartiah turun langsung melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke lokasi utama MTQ di Islamic Center, Jumat sore (22/7). Isvie meminta para pekerja di Islamic Center (IC) terus bekerja keras menuntaskan semuanya. “Ini waktu pelaksanaanya sudah  semakin dekat. Tapi disana-sini masih banyak yang kurang,” ucap Isvie setelah melihat langsung lokasi MTQ.

Ia mengaku, meskipun disana-sini pengerjaan venue MTQ tidak sesuai harapan, politisi Golkar itu memberikan kepercayaan penuh kepada panitia. Jangan sampai panitia merusak citra NTB akibat persiapan yang belum matang.

Diakuinya, sampai H-7 pengerjaan paving block belum tuntas. Tapi panitia sudah menyiasatinya dengan menggunakan semen.” Ini bagian dari strategi untuk mempercepat penuntasannya, walaupun tidak sesuai rencana awal tidak apa-apa daripada kita malu,” ujarnya.

Isvie menghargai apa yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB untuk menyiapkan pelaksanaan MTQ Nasional. Tetapi, semua pihak juga tidak bisa menutup mata bahwa di beberapa lokasi penyelenggaran MTQ masih belum bisa rampung pengerjaannya. “Sesuai laporan panitia, secara umum persentase persiapan baik fisik maupun sarana pendukung lain, pelaksanaan MTQ Nasional sudah mencapai 80 persen,"  ujar Isvie.

BACA JUGA :  Disbudpar NTB Jamu Makan Malam Kafilah MTQ Provinsi Sulsel

Dalam kesempatan tersebut, ada juga Ketua Umum Panitia MTQ 2016, H Muhamad Amin yang merupakan Wakil Gubernur NTB. Sebagai tuan rumah Pemerintah Provinsi NTB sudah menyiapkan 11 venue yang dipakai tempat penyelenggaraan MTQ Nasional. "Kita harap sebelum tanggal 25 Juli untuk venue utama di Masjid Islamic Center sudah tuntas. Begitu juga dengan lokasi penyelenggaraan MTQ Nasional lainnya," tegasnya.

Selain di IC, 10 lokasi lain yang menjadi tempat pelaksanaan MTQ Nasional yaitu di Bencingah Kantor Bupati Lombok Barat, Ponpes Al Aziziyah Kapek Gunungsari, Kantor BKD dan Diklat NTB, MAN 2 Mataram, Gedung Graha Bhakti Praja, Taman Budaya Mataram, Gedung Sangkareang, Masjid Agung Praya Lombok Tengah serta Gedung Irigasi Dinas PU NTB sudah rampung di kerjakan.

Menurut Amin, pengerjaan 11 venue MTQ Nasional melibatkan semua SKPD. Bahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan agar pengerjaan sesuai dengan target yang telah di tetapkan. Mengingat, selain sukses dalam prestasi, NTB juga ingin sukses menjadi tuan rumah. "Jadi dalam MTQ Nasional ini, selain sukses prestasi kita juga ingin sukses menjadi tuan rumah, makanya untuk mempercepat pembangunan khususnya sarana infrastruktur terus kita pantau, sekarang di lokasi utama sudah 80 persen," katanya. (zwr)