Oknum Guru Gauli Siswi Sampai Hamil

ILUSTRASI PEMERKOSAAN
ILUSTRASI PEMERKOSAAN

SELONG–Citra pendidikan di Lotim kembali tercoreng akibat perbuatan oknum guru yang tidak profesional. Kali ini, oknum guru salah satu Madrasah Aliyah (MA) yang bernaung bawah Kementrian Agama di Kecamatan Sakra Timur, tega berbuat asusila dengan siswanya sendiri.

Menurut salah satu warga yang enggan disebut namanya mengatakan, perbuatan asusila itu dilakukan oknum guru berinisial AM, asal Dusun Kuangwai, Desa Menceh, Kecamatan Sakra Timur, yang menggauli siswinya, Nr, siswi kelas XI MA sampai hamil. “Informasi yang tersebar, guru ini sudah lama melakukan perbuatan asusila terhadap siswanya. Tetapi baru beberapa hari ini ketahuan,” ungkapnya, Jumat (30/12).

Disampaikan, perbuatan bejad oknum guru ini terkuak, ketika pihak keluarga Nr melihat keanehan pada anaknya, terlebih melihat perutnya yang semakin membesar. Setelah ditanyakan pihak keluarga, akhirnya Nr mengakui kalau sedang hamil karena digauli gurunya sendiri.

[postingan number=1 tag=”hotperkosa”]

Sementara Kepala Desa Menceh, H .Nasir ketika dikonfirmasi terkait kejadian itu juga membenarkan. “Informasi yang saya dapat, memang benar. Namun laporan ke desa belum ada yang masuk. Tentu patut kita sayangkan sekali, kejadian ini menimpa anak dibawah umur,” ujarnya prihatin.

Demikian penuturan salah satu staf Desa Surabaya, asal siswi yang hamil ini, juga membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut. Hanya saja, sejauh ini pihak desa juga belum mendapat laporan resmi dari pihak keluarga korban. “Memang benar ada guru yang menghamili siswanya. Namun kita belum mengetahui bagaimana  kelanjutannya, apakah dinikahkan atau bagaimana. Yang jelas ada itu (kejadian),” sesalnya.

[postingan number=5 tag=”perkosa”]

Sedangkan Kepala Unit Dikpora Sakra Timur, Lalu Sukardi mengatakan, meskipun sekolah korban tidak dibawah naungan Dikpora, namun karena menyangkut pendidiakan, pihaknya juga mengaku sangat prihatin. Apalagi pelaku adalah seorang guru yang seharusnya memberikan contoh kepada para siswanya. “Saya merasa prihatin dengan kejadian ini. Ini adalah pelanggaran disiplin berat,” kesalnya.

Perbuatan oknum guru ini jelas telah merusak masa depan anak didiknya sendiri. “Kalau guru sudah seperti ini. Sanksi sudah jelas akan diberhentikan. Apalagi kalau sudah masuk namanya di catatan kepolisian,” pungkasnya. (cr-wan)

BACA JUGA :  Unit Dikpora Keruak Beri Bimbingan Guru Honorer
Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
Berita sebelumyaRatusan Botol Miras Diamankan Jelang Tahun Baru
Berita berikutnyaRatusan Pejabat Kena Mutasi