Nurdin Kandidat Cawagub Terkuat Poros Tengah

Nurdin Kandidat Cawagub Terkuat Poros Tengah
SERAH BERKAS: Nurdin Ranggabarani menyerahkan berkas kelengkapan pendaftaran calon wakil gubernur NTB di PAN. (Ahmad Yani/Radar Lombok)

MATARAM–Dinamika politik di partai politik yang tergabung dalam koalisi poros tengah menyuguhkan kejutan. Sosok Nurdin Ranggabarani dijadikan sebagai sosok terkuat dalam calon wakil gubernur NTB.

“Nurdin Ranggabarani adalah calon wakil gubernur terkuat di poros tengah,” kata Ketua Tim Pilkada DPW PAN NTB, Syaiful Islam ketika menerima secara resmi penyerahan berkas kelengkapan pendaftaran Nurdin Ranggabarani sebagai calon Wakil Gubernur di PAN, di kantor DPW PAN NTB, Rabu kemarin (5/7).

Bukan tanpa alasan pihaknya menyebut Nurdin Ranggabarani sebagai calon wakil gubernur terkuat berpeluang diusung parpol poros tengah. Pasalnya, Nurdin Ranggabarani sudah menjadi calon tunggal calon wakil gubernur di internal PPP.  Ia memastikan parpol koalisi poros tengah digawangi PAN dan PPP tetap solid dan kompak. Bahkan, DPP kedua parpol sudah memberikan sinyal untuk tetap bersama.

“Dengan parpol koalisi lain pun PKB dan Hanura masih solid,” kata mantan anggota DPRD Provinsi NTB tersebut.

Sosok Nurdin disebutnya sudah memiliki jam terbang cukup tinggi dalam pertarungan di kontestasi Pilkada. Diantaranya, pernah mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur di Pilkada NTB 2008 dan calon bupati Sumbawa di Pilkada 2010.

Dengan pengalaman bertarung di Pilkada tersebut, ia menilai sosok Nurdin sudah sangat memahami medan pertarungan yang bakal dihadapi dalam suksesi di Pilkada NTB. “Beliau adalah sosok petarung. Sehingga potensi PAN sebagai cawagub sangat besar,” imbuh pria asal Bima tersebut.

Di samping itu, Nurdin sudah berpengalaman di legislatif. Ia pernah tercatat sebagai pimpinan DPRD kabupaten kota termuda. Dua periode menjadi anggota DPRD Provinsi NTB dari dapil Sumbawa dengan raihan suara terbanyak.

Dengan pengalaman di legislatif pihaknya yakin Nurdin Ranggabarani bakal mampu mengembankan amanah di eksekutif sebagai calon wakil gubernur.

Sementara itu, bakal calon Wakil Gubernur NTB, Nurdin Ranggabarani menegaskan, keputusan melengkapi berkas persyaratan pendaftaran calon wakil gubernur di PAN sebagai bukti keseriusan diri menjajal perebutan kursi NTB 1 dan NTB 2. “Ini bukti keseriusan saya maju menjadi cawagub dari parpol koalisi poros tengah,” ucap politisi asal Sumbawa tersebut.

Nurdin pun menyampaikan apa yang menjadi visi dan misi sebagai calon wakil gubernur. Ia menyatakan, pembangunan ke-NTB-an kedepan di dua Pulau baik Lombok-Sumbawa harus dilandasi pada prinsip keadilan dan kesetaraan. Menurutnya, perekat ke-NTB-an tersebut ada pada keadilan dan pemerataan pembangunan antar kabupaten kota ada di pulau di NTB. Baik di Pulau Lombok-Sumbawa.

“Jangan sampai ada kabupaten kota dianaktirikan bahkan dikesampingkan. Semua harus memperoleh perlakuan sama,” sebutnya.

Ia memastikan, siap berpasangan dengan calon gubernur (cagub) manapun. Asalkan, sepanjang cagub tersebut memiliki komitmen dan kesungguhan untuk membangun dua Pulau ini dalam keseimbangan pembangunan dan prinsip pemerataan berkeadilan.

Di lain sisi, dukungan terhadap Nurdin Ranggabarani terus mengalir. Sosok ini didukung untuk berpasangan dengan Ahyar Abduh.

Ketua DPC PPP Sumbawa, Rusli Manawari mengatakan, bukan tanpa alasan pihaknya mendukung penuh duet Ahyar-Nurdin. Sosok Nurdin Ranggabarani disebut kader teruji dan terbaik yang dimiliki PPP asal Pulau Sumbawa.

Kendati demikian, Pihak sangat realistis bahwa figur asal Pulau Sumbawa lebih memungkinkan tampil menjadi calon wakil gubernur. Itu tidak terlepas dari jumlah pemilih antara di Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok.

Ia menyampaikan, dari hasil roadshow di sejumlah kecamatan termasuk mensurvei dukungan masyarakat. Hasilnya ternyata dukungan masyarakat sangat antusias menanggapi rencana duet Ahyar Abduh-Nurdin Ranggabarani.

Menurutnya, pihaknya tidak akan berani menyampaikan hal tersebut tanpa didasari ada dukungan rakyat rakyat Sumbawa terutama simpatisan PPP untuk menduetkan Ahyar-Nurdin.

Ia menegaskan, khusus PPP Kabupaten Sumbawa sudah 100 persen menyatakan dukungannya untuk kedua figur ini dari DPP hingga tingkat bawah. Tapi Rusli tidak melihat dari PPP saja karena tidak akan menang dengan mengandalkan suara PPP saja yang hanya 30.000 suara di Kabupaten Sumbawa.

Tentu tambahnya, membutuhkan suara dari konstituen partai lain yang menyatakan kepantasan Nurdin Ranggarabani maju sebagai calon wakil gubernur NTB. Nurdin dianggap sebagai kader muda dan energik.

Persoalan kubu Ahyar menurutnya, merupakan persoalan lain karena dari segi ini pihaknya melihat Partai Gerindra akan koalisi dengan PPP. Karena itu, PPP mendorong Nurdin Ranggarabani menggandeng Ahyar Abduh. (yan/*)

BACA JUGA :  Warga Lombok Timur Siap Menangkan Suhaili-Amin