Nely Susanti Tidak Diakomodir di Pelatda NTB

BERPOSE: Nely Susanti, atlet yang berhasil meraih perunggu di 2 nomor di PON 2016 berpose bersama suaminya (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM–Nely Susanti peraih medali perunggu di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Barat 2016 rupanya satu dari sekian atlet yang tidak diakomodir dalam skuad Pelatda NTB.

Nely meraih 2 medali perunggu di nomor bergengsi 100 meter putri dan 4×100 meter estafet putri. ‘’Saya bingung, buat apa kita latihan jika tidak dipakai lagi oleh KONI NTB,” keluh atlet cabang olahraga atletik ini, Selasa (28/2).

Nely mengaku pernah menanyakan langsung ke pengurus PASI NTB terkait tidak diakomodirnya dirinya.  Namun apa yang didengarkan justeru menyakitkan perasaan.

“Sudah saya tanya ke PASI NTB, tapi alasan PASI NTB saya dikatakan lanjut usia,” ungkapnya.

[postingan number=3 tag=”pelatda”]

Meski dianggap berusia senja, tapi rekan satu angkatan Nely justeru diakomodir. Lantaran keputusan itu, ia mengaku cukup bingung.

Bukan hanya itu, pihaknya juga mengakui terkait pemanggilan dirinya ke pelatihan nasional (Pelatnas) sampai hari ini belum ada kejelasan. “Mungkin saya tidak jadi dipanggil ke Pelatnas karena sampai hari ini belum ada kejelasan,’’ ujarnya.

Sementara itu suami Nely, Rully mengatakan, pihaknya sudah ada perjanjian dengan istrinya. Meskipun akan mengikuti Pelatnas tidak akan menjadi persoalan.

“Saya selaku kepala keluarga mengijinkan untuk menggapai cita-citanya,’’ ucapnya.

Terpisah, Ketua PASI NTB, H. Suhaimi mengatakan, pihaknya memasukkan semua atlet dan pelatih untuk mengikuti Pelatda NTB. Namun ada tim yang menyeleksi layak atau tidaknya bergabung dalam skuad Pelatda.

“Kita sudah usulkan semuanya, tercatat ada sekitar 20 atlet atletik yang kita masukkan,” jelasnya.

Bahkan semua atlet yang meraih medali di PON Jabar dimasukkan untuk masuk. Namun itu diserahkan langsung ke panitia seleksi. (cr-adi)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid