Nasib Bypass Lembar-Kayangan “Menggantung”

Basuki Hadimuljono
Basuki Hadimuljono (AZWAR ZAMHURI/RADAR LOMBOK)

MATARAM — Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono belum bisa memberikan kejelasan, alias menggantung, terkait rencana pembangunan jalan bypass dari Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat ke Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur.

Padahal pembangunan proyek bypass Lembar-Kayangan itu merupakan janji Presiden RI, Joko Widodo sejak tahun 2016 pada Hari Pers Nasional (HPN). Waktu itu Presiden memberikan instruksi dari atas panggung agar proyek tersebut segera dibangun dan dipastikan terealisasi.

Menurut Basuki, kepastian pembangunan bypass Lembar-Kayangan tergantung dari hasil Feasibility Study (FS) atau study kelayakan. “Terealisasi atau tidak, itu tergantung hasil FS,” ujar menteri yang dikenal jenaka ini saat berada di Lombok Tengah, Kamis kemarin (5/7).

Saat ini, terang menteri, proyek bypass Lembar-Kayangan masih sedang digodok FS-nya. Penyusunan FS sangat penting untuk mengetahui opsi-opsi yang paling efisien jika proyek tersebut dibangun.