Mohan Tegaskan Siap Mundur

H. Mohan Roliskana (Fahmy/Radar Lombok)

MATARAM– Ketua Komite Olah Raga Nasional (KONI) Kota Mataram H. Mohan Roliskana menyatakan diri siap mundur dari jabatannya sebagai Ketua KONI jika memang ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengatur tentang pejabat struktural tetap dilarang menjadi ketua KONI. Sebagaimana diketahui ada pihak yang melakukan uji materi UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SK) dalam pasal 40. Namun dari gugatan itu, MK menilai pasal yang berisi larangan pejabat struktural dan publik menjadi pengurus KONI baik tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, tidak bertentangan dengan konstitusi.

Menurut Mohan pihaknya tetap patuh pada hukum jika memang ada aturannya. Ia juga mempersilahkan orang lain jika memang merasa mampu memimpin KONI Matraam.” Tidak masalah saya siap mundur jika ada yang mau menggantikan saya,” kata Mohan saat ditemui kemarin (15/3).

Ia mempersilahkan orang-orang yang menganggap dirinya mumpuni untuk maju sebagai Ketua KONI Matarm. Yang penting mereka adalah orang yang paham olahraga. Yang lebih penting lagi orang itu punya rekam jejak yang bagus dalam hal pengembangan olahraga di Mataram. Jangan sampai nanti justru calon pengganti itu datang tiba-tiba tanpa ada pernah komunikasi dan tidak jelas. “ Teman-teman barisan olahraga ini tidak mudah juga menerima orang baru,” jelasnya.

[postingan number=3 tag=”koni”]

Mohan menambahkan tidak ada pengaruhnya ketua KONI itu pejabat struktural atau tidak dalam hal kemampuan melobi anggaran.Karena pengembangan olahraga itu sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan anggaran.

Sementara itu salah satu pengurus cabang olahraga (Cabor) FORKI mengaku sangat  menyayangkan putusan MK yang melarang seorang pejabat struktural menjadi ketua KONI. Alasanya karena olahraga itu merupakan salah satu bidang yang bisa mengangkat harkat dan martabat daerah. “ Jujur sebagai pelaku olahraga saya sangat menyayangkan keputusan itu,” tegas I Gusti Bagus Ari Sudana Putra.

Menurutnya dengan dipegangnya jabatan ketua KONI oleh pejabat seperti wali kota atau wakil wali kota, daerah bisa fokus melakukan pembinaan dan tidak khawatirkan anggaran.

Meski H. Mohan Roliskana menyatakan siap mundur dari  jabatan KONI, tapi Bagus tetap mendukung Mohan menjadi ketua KONI Matataram.” Saya minta Pak Mohan tetap saja menjadi ketua KONI Mataram,” tegasnya.

Selama ini Mohan dianggap punya perhatian yang kuat terhadap perkembangan olahraga di Mataram.” Pak Wawali itu memiliki dedikasi yang tinggi untuk olahraga Mataram,” tutupnya.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid