Mediasi Semoyang-Bilelando Kembali Gagal

Mediasi Semoyang Bilelando
MEDIASI: Camat Pratim, Koramil 08-1620 dan Polsek Pratim hadir dalam proses mediasi dua desa, namun sayang mediasi ketiga kalinya ini gagal lantaran pihak Desa Bilelando tak datang kemarin.( IST/RADAR LOMBOK)

PRAYA-Perseteruan perebutan tanah antara warga Desa Semoyang dan Bilelando Kecamatan Praya Timur, belum berakhir.

Aparat pemerintah dan keamanan kali ketiga melakukan mediasi antara kedua belah pihak kemarin (26/4). Namun, upaya perebutan tanah di Ujung Kelor Dusun Kelongkong Desa Bilelando itu, kembali gagal. Solnya, pihak warga Desa Bilelando tidak berkenan hadir, setelah disurati Koramil 08 Praya Timur.

Danramil 08-1620/WB Lombok Tengah, Kapten Kav Lalu Rohandi mengatakan, mediasi kemarin merupakan kali ketiganya tapi gagal. Sebelumnya, pihaknya sudah melakukan mediasi awal bulan April. Tetapi, mediasi itu juga gagal sehingga kedua belah pihak nyaris terlibat bentrok.

Tetapi, aparat keamanan terus sigap di lokasi sehingga kejadian yang tidak diinginkan tersebut dapat diredam.

“Kalau di kantor Koramil sendiri sudah dua kali kita jadwalkan mediasi ini ditambah satu kali di kantor Polsek Praya Timur. Tapi mediasi tetap gagal karena kemarin pihak dari Bilelando tidak hadir,’’ terangnya kemarin.

Rohandi mengaku, pihaknya akan menyerahkan masalah mediasi ini ke kecamatan. Nantinya, kecamatan yang akan bersurat ke kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi lagi. Rohandi berharap, mediasi kali keempat ini bisa dilakukan. Sehingga semua permasalahan yang dihadapi masyarakat saat ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. ‘’Jika mediasi keempat ini tetap gagal, maka kami akan melakukan tindakan tegas,’’ katanya.

Meski demikian, Rohandi mengaku, belum bisa menyatakan langkah tegas yang akan diambil nantinya. Semua itu sifatnya masih kemungkinan saja sembari menunggu hasil mediasi keempat yang dijadwalkan hari Sabtu (29/4) mendatang. ‘’Kita lihat saja dulu apa hasilnya besok,’’ pungkasnya.

Camat Praya Timur H Muliardi Yunus yang dikonfirmasi mengaku kecewa dengan tidak hadirnya pihak Desa Bilelando. Padahal pemanggilan oleh pihak TNI sudah dilakukan, namun masih saja mangkir. Karenanya, pihaknya akan kembali menyurati kedua belah pihak. Jika masih saja tetap mangkir tentunya akan mengambil tindakan tegas. “Kita sudah melayangkan surat panggilan baik-baik. Jika masih saja tidak hadir dalam mediasi keempat kalinya besok, maka saya akan mengambil tindakan tegas,” sebutnya. (cr-ap).

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid