Loteng Berpotensi Kembangkan Udang Vaname

PRAYA-Direktorat Jendral Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (Kemenlutkan) RI, berjunjung ke Dusun Belongsong Desa Kidang Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah, kemarin (17/5).

Tujuannya untuk melakukan temu wicara dengan sejumlah pembudidaya udang Vaname di wilayah itu. Temu wicara ini sendiri ditujukan mengingat besarnya anggaran yang akan dikucurkan pemerintah pusat untuk pembudidaya tahun ini.

Hal ini diungkapkan Direktur Pengembangan Budidaya Perikanan Kemenlutkan RI, Balok Budianto. Dia mengakui, kalau Lombok Tengah memiliki peluang besar sebagai salah satu lokasi pembudidayaan udang Vaname. Luasnya hamparan lahan yang dimiliki menjadi faktor pendukung untuk pengembangan budidaya tersebut.

Kata dia, salah satu langkah yang telah dilakukan pemerintah pusat untuk mendukung sektor perikanan ini adalah dengan menggelontorkan sekitar 80 persen anggaran. Anggaran ini dikhususkan untuk budidaya, termasuk udang Vaname. ‘’Anggaran ini sasarannya untuk sarana dan prasarana, bantuan pengembangan rumput laut, bantuan untuk pengadaan benih unggul untuk perikanan dan bantuan untuk pengembangan beberapa pulau-pulau terluar, dan yang lainnya,’’ papar Balok.

Untuk bantuan pembudidaya udang Vaname sendiri, sambung dia, pemerintah telah mengupayakan mencarikan bibit unggul. Dengan pembudidayaan udang Vaname yang tergolong masih baru ini, bisa memberikan yang terbaik bagi para petani udang.

Untuk mengkordinir keberadaan para petani udang, terutama bantuan, pihaknya telah menyarankan ke masing-masing dinas di kabupaten/kota untuk membuat koperasi yang memiliki badan hukum. Sebab, di pusat masing-masing bidang telah ada pendanaan. ‘’Dari itu, untuk mengembangkan budidaya udang, khususnya di Lombok Tengah, agar membentuk kelompok pembudidaya perikanan,’’ saran Balok.

Wakil Bupati Lombok Tengah, L Pathul Bahri mengatakan, pemerintah dalam hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan, harus peka terhadap semua kebutuhan para petani pembudidaya udang Vaname. Mulai dari kebutuhan hingga pemasarannya.

Dalam pemasaran, Diskanlut lebih intens melakukan koordinasi dengan dinas yang memiliki sektor pemasaran. “Yang jelas antara satu yang lain harus saling mengisi, agar apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terpenuhi,” sebutnya. ‘’Sehingga pada akhirnya nanti, dengan pembudidayaan udang Vaname ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahtraan masyarakat,’ tambah Pathul.

Ditambahkan Kepala Dislutkan Lombok Tengah, H Maulana Razak mengatakan, kedatangan dirjen ini merupakan sebuah kebanggan bagi masyarakat Lombok Tengah. Khsusunya masyarakat selatan yang saat ini sedang membudidayakan udang Vaname. ‘’Kita harapkan kedatangan dirjen ini bisa membawa angin segar untuk membantu para petani,’’ harapnya.

Dibeberkan Maulana, sebelumnya para petani telah diberikan bantuan berupa mesin kincir air untuk meningkatkan pertumbuhan udang. Bantuan ini dikucurkan mengingat potensi yang budidaya yang ada di Lombok Tengah, sangat bagus.

Untuk diketahui, lanjutnya, di Lombok Tengah ini lokasi pusat penambang udang Vaname ini berada di tiga tempat. Yakni Desa Kidang dan Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur, dan Desa Bangket Parak Kecamatan Pujut.

Dimana hamparan luas untuk  pembudidayaan udang Vaname ini sekitar 300 hektar lebih. Hanya saja dari luas tersebut belum semuanya bisa dikelola lantaran beberapa kendala yang belum bisa diatasi oleh pemerintah. “Kalau tidak salah baru sekitar 200 hektar kurang sedikit yang sudah bisa dikelola, sedangkan yang lain masih belum bisa di kelola lantaran pemkab belum memiliki dana,” sebutnya.

Diharapkan, untuk mendukung perkembangbiakan budidaya udang Vaname, sebenarnya pemerintah pusat telah memberikan bantuan berupa satu unit eskavator tahun 2014. Dimana bantuan tersebut langsung diberikan oleh Kemenlutkan. ‘’Ini merupakan bukti, kalau pemerintah sangat mendukung masyarakat yang bergelut di bidang pembudidayaan udang,’’ paparnya.

Selanjutnya, beberpa kekurangan tentunya ini menjadi salah satu pemikiran untuk dicarikan solusi. Dari itu melalu dirjen pihaknya atas nama masyarakat mengharapkan, kedatangannya ini akan ada bantuan kepada mereka. Minimal beberapa lahan yang belum bisa dikelola agar bisa dimanfaatkan. “Kita di Lombok Tengah ini memiliki hamparan luas untuk mengelola udang Vaname. Beberapa kekurangan ini kami harapkan dirjen untuk memperhatikannya,” harapnya. (cr-ap)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid