Lima Anggota Fraksi PKN Tinggalkan PDIP

BERBINCANG: Sejumlah anggota DPRD Lombok Utara tengah berbincang seusai pembacaan surat perpindahan fraksi (HERY MAHARDIKA/RADAR LOMBOK)

TANJUNG-Suhu politik di internal DPRD Lombok Utara, tiba-tiba menghangat.

Ini setelah lima anggota Fraksi Perjuangan Kebangkitan Nasional (PKN) menyatakan pecah kongsi. Mereka ekspansi dan berpindah ke Fraksi Demokrat. Alasannya, Fraksi PKN yang diketuai Tusen Lashima dari PDIP ini, dianggap tidak pernah serius membahas persoalan. Setiap pembahasan juga tidak pernah melibatkan anggota fraksi dari partai politik lainnya. “Yang bertanda tangan di bawah ini, Adam Malik dan Abdul Gani dari PKB. Berdasarkan pimpinan partai, keluar dari Fraksi PKN untuk selanjutnya bergabung bersama Fraksi Demokrat,” ucap Ketua DPRD Lombok Utara, Ni Wayan Sri Pradianti saat rapat paripurna penyampaian kepala daerah terhadap KUA-PPAS, Selasa (15/11).

Adapun nama-nama anggota Fraksi PKN yang pindah fraksi. Yakni, Abdul Ghani dan Adam Malik dari Partai Kebangkitan Nasional (PKB), Raden Sugedi dan Sengrajib dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Zarkasi dari PKPI. Sementara Fraksi PKN saat ini beranggotakan dari politisi PDIP sebanyak tiga orang, yaitu Tusen Lasima, Lalu Zaki, dan Meorit Arianto. “Dari usulan ini, masih sekedar usulan dan nanti akan dibahas dulu di internal pimpinan dewan. Karena sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD tentang Tata Tertib DPRD, pada pasal 31 berbunyi fraksi yang telah diumumkan dalam rapat paripurna sebagaiman dimaksud pada ayat 8 bersifat tetap selama masa keanggotaan DPRD,” terang Wakil Ketua DPRD Lombok Utara, Sudirman Hadi.

Mantan anggota Fraksi PKN, Zarkasi menegaskan bahwa pihaknya sudah mantap untuk hengkang. Pasalnya pembahasan selama ini terkesan ‘semau gue’. “Selama ini tidak ada perkembangan di PKN. Terbukti dalam beberapa pembahasan dan penyampaian di rapat kita sendiri justru merasa lucu,” tegasnya.

Sementara Ketua Fraksi Demokrat DPRD KLU, Hj Galuh Nurdiyah menyambut baik kedatangan personil baru. Hanya saja kudu dipertimbangkan dahulu melalui pimpinan partai di KLU. “Kita sebenarnya wellcome saja, tapi harus ada pertimbangan dari pimpinan DPC tentu akan ada pertemuan dulu," katanya.

Ketua fraksi PKN DPRD Lombok Utara, Tusen Lasima yang dikonfirmasi terpisah merasa tak masalah jika sejumlah koleganya itu hengkang ke fraksi lain. Ia menilai, jika selama ini PDIP merasa tidak sehaluan lagi. “Oh iya, silakan jika mau ń∑eluar. Intinya kita akan tetap membuat Fraksi PDIP sendiri. Karena ini juga merupakan intruksi dari partai,” tanggapnya santai.

Menurutnya, perpindahan sejumlah anggota fraksi itu tidak ada masalah. Tinggal mengganti nama dan tidak mengurangi kuota politik. Justru, dengan berbeda-beda partai sehingga berbeda kepentingan. “Karena itu perintah partai akan berdiri sendiri, ini pesoalan politik. Ada yang ke kiri ke kanan. Ini juga bisa mempermudah pembahasan,” pungkasnya. (flo)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid