Kisah Tukang Odong-Odong Mampu Biayai Lima Anak Kuliah

Tukang Odong-Odong Mampu Biayai Lima Anak Kuliah
SEMANGAT: Salah satu tukang odong-odong asal Kota Mataram, Supatmo, tetap semangat bekerja memenuhi kebutuhan lima anaknya untuk menempuh pendidikan. (Sudir/Radar Lombok)

Supatmo 50 tahun, pria asal Lingkungan Gegutu Barat, Kelurahan Rembige  ini patut dicontoh. Meski seorang penarik odong-odong sewaan, tapi masih mampu membiayai lima anaknya yang sedang duduk di bangku kuliah.


SUDIRMAN-MATARAM


MALAM sudah semakin beranjak pekat. Tepat pukul 21.00 Wita, Supatmo, masih duduk menunggui odong-odong sewaannya. Sedari sore, hanya beberapa anak yang dapat dihitung jari menaiki odong-odongnya.

Supatmo adalah salah satu tukang odong-odong legendaris yang mangkal di Jalan Dr Wahidin, Rembige Mataram. ia mangkal di dekat salah satu swalayan ternama.

Di usianya yang mulai senjakala, paras orantua berkepala lima ini tetap tampak riang dan semangat. Keceriaannya berlipat-lipat tiap kali bertemu para pelangganya yang notabene anak-anak.

Oleh anak-anak yang menjadi pelanggannya ini, Supatmo akrab dipanggil “Papuq” (kakek, Red). Biasanya pelanggannya ini terdiri dari bocah usia 2 sampai 5 tahun.