Kerja Maksimal Bapenda Lobar Penuhi Target PAD

GIRI MENANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lombok Barat bekerja maksimal memenuhi target pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).  Sebagai langkah awal, Bapenda menggelar sosialisasi dan bimbingan teknis pendataan subjek dan objek pajak PBB-P2 di Kecamatan Batulayar belum lama ini. Yang dilibatkan dalam sosialisasi dan Bimtek ini adalah aparat desa dan dusun. Mereka adalah ujung tombak yang mengetahui secara rinci dan detail objek pajak di tingkat bawah. “ Mereka ini penunjuk jalan. Mereka yang tau siapa saja atau mana saja yang menjadi subjek dan objek pajak,” ungkap Sekretaris Bapenda Lombok Barat Darsapardi di sela-sela sosialisasi di kantor Camat Batulayar.

[postingan number=3 tag=”foto”]

Ratusan peserta hadir dalam kegiatan ini. Darsapardi didampingi oleh Camat Batulayar dan pejabat Bapenda lainnya saat acara berlangsung. Peserta antusias mengikuti acara. Saat sesi tanya jawab, mereka antusias bertanya ataupun memberikan saran agar pendataan subjek dan objek PBB semakin baik. Setelah di Kecamatan Batulayar, kegiatan yang sama juga akan digelar di kecamatan lain. Batulayar menjadi tempat penyelenggaraan pertama karena kecamatan ini merupakan penyumbang PBB terbanyak diantara kecamatan-kecamatan lainnya.

Dulu, penarikan PBB menjadi kewenangan pemerintah pusat. Sejak tahun 2011, kewenangan ini diserahkan sepenuhnya ke kabupaten/kota. Masalahnya, jumlah data piutang pajak yang diserahkan ke pusat banyak yang tidak sesuai dengan fakta lapangan. Karena itulah perlunya pendataan ulang.

Tahun ini Bapenda Lombok Barat menargetkan PAD dari PBB mencapai Rp 13 miliar lebih. Tahun lalu target yang dipatok tercapai dengan baik. “ Mudah-mudahan tercapai, bahkan melampaui dari target. Syaratnya pendataan harus baik,” ungkap Darsapardi.(*)