Kelabui Sipir, Napi Rampok Kabur

KABUR: Salah satu napi Rutan Pra kabur setelah berhasil mengelabui petugas (M HAERUDDIN/ RADAR LOMBOK)

PRAYA-Salah satu narapidana rumah tahanan (Rutan) Klas II B Praya, berhasil kabur pukul 09.00 Wita, Jumat (11/11).

Napi ini diketahui bernama Miase alias Kace, 46 tahun, asal Kecamatan Jonggat. Kace sendiri merupakan napi pencurian dengan kekerasan (curas) tahun 2012 silam. Ia tercatat sebagai titipan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram, dalam menjalani sisa hukumanya hingga 13 Maret 2017 mendatang.

Informasi yang dikumpulkan Radar Lombok, Kace kabur setelah kegiatan iman dan taqwa (Imtaq) hari itu. Waktu itu, ia berhasil menipu salah seorang sipir (penjaga rutan) bernama Mahsun. Alasannya, Kace akan untuk keluar memperbaiki sepiteng dan jembatan di belakang rutan karena telah disuruh Kepala Rutan Praya, Lalu Jumaidi.

Sayang, Kace kemudian tak kembali lagi. Petugas yang menyadari hal itu langsung bertindak dengan mencari Kace ke seluruh sudut rutan. Tetapi, Kace yang memang sudah niat kabur tak ditemukan lagi di dalam. Ia menghilang hingga membuat seluruh petugas kelimpungan.

Pihak Rutan Praya yang dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan apa-apa terkait kaburnya napi ini. ‘Pak kepala lagi keluar daerah. Kami tidak berani memberikan keterangan apa-apa terkait kaburnya tahanan ini. Besok saja ditanya setelah pek kepala pulang,’’ kata salah satu petugas Rutan Praya.

Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Arjuna Wijaya yang dikonfirmasi membenarkan adanya napi kabur dari Rutan Praya. Dia mengaku, pihaknya sudah melakukan introgasi terhadap petugas rutan bernama Mahsun yang berjaga hari itu. Mahsun membenarkan terkait alasan kaburnya napi tersebut. Bahwa Kace memang kerap diminta memperbaiki sipiteng belakang oleh karutan. “Karena dia sering diminta perbaiki sipiteng oleh karutan. Jadi, petugas ini tidak menaruh curiga kepada napi yang kabur ini,’’ ungkap Arjuna, kemarin (14/11).

Hingga kemarin, jejak Kace belum terendus. Pihak kepolisian sendiri masih terus mencari Kace ke sejumlah tempat yang dicurigai sebagai tempat bersembunyi napi tersebut. ‘’Belum ditemukan, kami masih melakukan pengejaran,’’ tandasnya.

Data Radar Lombok menyebutkan, Kace berhasil ditangkap tahun 2012 silam oleh anggota Polsekta Cakranegara bersama Polresta Mataram. Ia ditangkap di wilayah Suranadi Lombok Barat. Karena sempat melawan petugas waktu itu, paha kanan Kace kemudian dihadiahi pelor oleh polisi. Berselang satu hari, rekan Kaca kemudian ditangkap.

Mereka merupakan komplotan perampok bercadar yang beraksi di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kota Mataram. Di antaranya, gudang Coca-Cola Bertais Kecamatan Sandubaya, rumah salah seorang staf Kemenag Provinsi NTB di Baturiti Kecamatan Sekarbela, rumah bos Lombok Post Group di Pagutan, dan sejumlah TKP lainnya. (cr-met)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid