Kader Gerindra Kehendaki HBK Jadi Calon Gubernur NTB

HBK: Haji Bambang Kristiono (HBK) bersama istri saat melakukan pengobatan gratis di Lombok Utara pada 6 Maret 2020 lalu. HBK digadang-gadang jadi Calon Gubernur NTB 2024. (IST/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 sudah mulai banyak dibicarakan orang. Terutama sosok yang layak akan memimpin NTB selanjutnya.

Pilkada 2024 diakui Partai Gerindra masih terbilang jauh. Namun tidak dipungkirinya sejumlah kader potensial telah disiapkan. Misalkan untuk Pilgub sendiri dua nama tidak asing, Mori Hanafi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD NTB dan Ridwan Hidayat yang menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra NTB disiapkan Gerindra untuk perhelatan Pilgub 2024 mendatang. “Di internal Gerindra pertama untuk Pilgub ada Mori,” terang Sekretaris DPD Gerindra NTB, Ali Usman Al-Khairi, kemarin.

Mori pernah menjadi Calon Wakil Gubernur 2018 lalu mendampingi mantan Wali Kota Mataram dua periode, Ahyar Abduh. Hasil Pilgub tersebut suara Mori di urutan ketiga. Namun sesuai hasil Pileg 2019 Gerindra menjadi partai pemenang kedua di NTB dan ditetapkan Mori sebagai Wakil Ketua DPRD NTB. “Ketua DPD juga Pak Ridwan Hidayat kita siapkan untuk Pilgub,” katanya.

Sepak terjang Ridwan pun tidak diragukan. Kakak Ahyar Abduh itu birokrat karatan. Dia pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati KLU, pernah menjabat sebagai Kepala Bakesbangpoldagri, Asisten I dan lainnya. “Banyak rekam jejak beliau yang luar biasa,” ucapnya.

BACA JUGA :  Menengok Kembali Aksi Dr. Zul di Depan Ratusan Pengusaha Top Nasional

Saat ini Ridwan duduk sebagai Ketua Komisi II DPRD NTB. Ali tidak menampik posisi Haji Bambang Kristiono (HBK) yang merupakan Anggota DPR RI Dapil NTB (II Pulau Lombok) saat ini banyak diinginkan kader untuk mengikuti Pilgub serentak tersebut. Sejak menjadi wakil rakyat mewakili Pulau Lombok di Senayan, banyak hal yang sudah diperbuatnya dimana HBK di NTB ini sudah sangat menunjukkan komitmen ke NTB-an beliau dalam menumbuhkembangkan daerah NTB. Namun terkait dengan keputusan tersebut sepenuhnya menjadi hak prerogatif HBK sendiri. “Tapi soal itu sepenuhnya kepada beliau soal opsi itu,” katanya.

Di internal Gerindra sendiri hingga saat ini HBK belum memberikan sinyal akan menjadi calon gubernur. Menurut Ali, HBK masih terlihat akan konsen pada Pileg dan Pilpres guna membantu Ketum Gerindra Prabowo Subianto. “Tapi sekali lagi banyak kader yang sudah menginginkan beliau. Karena banyak hal luar biasa yang sudah diperbuat. Tapi kembali lagi ke beliau. Saya tidak berani berspekulasi kalau soal rencana politik beliau, terkait dengan pilkada gubernur nanti,” terangnya.

Ali menegaskan pada prinsipnya Gerindra akan memberikan kontribusi terbaik dalam memajukan peradaban daerah. Untuk itu Gerindra tentu menyiapkan diri sebaik baiknya dalam menghadapi Pilkada tersebut.

BACA JUGA :  DPP Demokrat Tidak Restui Paket Dr Zul-Sitti Rohmi?

Lalu bagaimana dengan pilkada untuk kabupaten/kota? Proses sudah mulai dilakukan. “Di kabupaten/kota tentu kita sedang identifikasi kader yang sedang memiliki potensi kapasitas kapabilitas yang hendak ingin mengabdi bagi daerah. Yang pasti Gerindra akan memberikan yang terbaik bagi daerah,” ujarnya.

Ali menegaskan pemetaan sudah dilakukan misalnya di Lombok Tengah ada Ketua DPC Gerindra, Lalu Pathul Bahri yang saat ini menjabat sebagai Bupati. Selanjutnya di Kabupaten Bima ada Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bima, Dahlan M. Noer yang saat ini menjabat sebagai wakil Bupati.

Nauval Furqani Farinduan berpeluang diusung di Pilkada Lombok Barat. Danny Carter Febrianto Ridawan di Pilkada Lombok Utara. Khairul Warisin di Pilkada Lombok Timur, Dahlan M. Noer di Pilkada Bima, dan Irwan Rahadi di Pilkada Sumbawa. “Sudah ada beberapa kabupaten kota yang pemetaannya sudah mulai,” paparnya.

Ali memastikan saat ini mesin Gerinda sudah mulai dipanaskan untuk meraih kemenangan pada 2024 tersebut. Terutama di wilayah Provinsi NTB. (zwr)