Kaca Mobil Dipecah, Rp 100 Juta untuk Bayar Tembakau Raib

PECAH : Pelaku pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi. Uang Rp 100 juta yang disimpan di dalam mobil korban raib. (Ist/Radar Lombok)

SELONG – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali terjadi Rabu (10/11) sekitar pukul 11.00 Wita. Korbannya adalah Husniadi, warga Pohgading Kecamatan Pringgabaya. Uang korban sebesar Rp 100 juta yang ia taruh di dalam mobilnya raib.

Kejadian ini terjadi di jalan raya depan Masjid Al-Ittihad Kelurahan Sekarteja Kecamatan Selong. Ia memarkir kendaraannya di pinggir jalan. Ia baru saja menarik uang di bank. Kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polres Lotim. “Uang itu rencananya akan saya gunakan untuk membayar tembakau,” ungkap Husniadi.

BACA JUGA :  Lotim Nol Kasus Covid-19

Korban memutuskan beristirahat di emperan masjid. Setelah hujan reda, korban masuk masjid untuk cuci muka. Namun seketika korban melihat kaca mobilnya dalam kondisi pecah. Korban langsung bergegas memeriksa uangnya yang disimpan di dalam mobilnya itu namun sudah raib. “Kondisi mobil sudah berantakan termasuk uang tunai senilai Rp 100 juta hilang,” terangnya.

BACA JUGA :  Kecamatan Selong Juara Umum MTQ

Uang itu ia simpan di dua tempat. Sebagian dia simpan di dalam tas pinggang dan sebagian lagi di kantung kresek warna hitam yang disimpan di belakang jok. “Saya sama sekali tidak melihat pelaku ketika pecah kaca mobil. Kemungkinan pelaku ini telah membuntuti saya dari belakang,” ungkapnya.

Kasi Humas Polres Lotim, IPTU Nicolas Osman, membenarkan kejadian ini. Polisi melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi. (lie)