Jelang Ajaran Baru, Kepsek dan Guru Siap –Siap Dimutasi

H Aidy Furqan (ABDI ZAELANI/RADAR LOMBOK)

MATARAM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB jelang tahun ajaran baru 2022/2023 akan melakukan mutasi dan promosi, serta pegerseran kepala sekolah (Kepsek) dan juga guru jenjang SMA, SMK maupun SLB se-NTB. Hal itu, sesuai dari hasil evaluasi rapat kinerja kepala sekolah.

“Evakin sudah kita lakukan dua tahap. Hampir sejalan dengan rapat Dewan Pendidikan, akan ada penyegaran,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, kemarin.

Dikatakan Aidy, hasil Evakin yang lalu bahwa masih membekas pola-pola kepemimpinan yang lama. Istilahnya, Dikbud NTB sudah upgrade dan diminta melahirkan inovasi dan kreativitas, namun justeru kinerjanya jalan di tempat. Dengan demikian, berdasarkan hasi evakin, maka yang nilainya jelek akan diperbaharui dengan pejabat baru, begitu juga pergeseran tempat tugas guru.

BACA JUGA :  Hasil Asesmen Nasional Sekolah di NTB Cukup Buruk

Menurutnya, ada tiga pilihan diberikan oleh Peraturan Menteri, diantaranya boleh mengangkat kepala sekolah yang sudah bersertifika, jika ini tidak tersedia maka mengangkat guru penggerak, jika tidak mempunyai sertifikat dan tidak ada guru penggerak boleh yang oleh penilaian Dikbud NTB dinilai potensi dan mampu. Tiga opsi ini cukup bagus, makanya kepala sekolah yang saat ini memimpin sekolah, sudah mempunyai rapor.

“Kami mempunyai skor bobotnya pada saatnya nanti akan diungkapkan,” ujarnya.

BACA JUGA :  UBG Kampus Swasta Terbaik di NTB Versi Webometrics

Untuk dketahui, setiap tahun ada mutasi dan promosi dan itu akan dilakukan tahun pada ajaran baru. Hajatan ini, bukan hanya penyegaran, tapi karena kepala sekolah tidak mempunyai inovasi di tempat tugasnya. Selain itu, dalam rapor pendidikan itu juga sudah jelas, bahwa kepala sekolah mempunyai rapor merah. Di mana dalam visi dan misi kepala sekolah tidak singkron.

‘’Terkait bobot mutasi itu juga mengacu dari pusat. Di mana ada 70 persen dari pusat, daerah 30 persen. Jangan-jangan 30 persennya ini yang dominan,” tandasnya. (adi)