JCH Diingatkan Tidak Paksakan Diri

MATARAM – Jama'ah Calon Haji (JCH) asal Kota Mataram mulai diberangkatkan. Kemarin JCH yang masuk kelompok terbang (Kloter) 2 embarkasi Lombok diberangkatan. Kloter dua JCH Kota Mataram berjumlah 355 orang, plus tenaga pendamping.

Jamaah dilepas oleh Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh, Wakil Wali Kota H. Mohan Roliskana dan Ketua DPRD H. Didi Sumardi. Pelepasan berlangsung di kantor Wali Kota Mataram sekitar pukul 12.00 Wita.

Kepala Kantor Kemenag Kota Mataram H. Burhanul Islam mengatakan, jamaah terdiri dari 258 jamaah laki-laki dan 384 jamaah perempuan. JCH Kota Mataram terbagi ke dalam satu Kloter utuh dan tiga Kloter campuran. Selanjutnya akan diberangkatkan 45 JCH Kota Mataram yang tergabung dalam Kloter 05 bersama jamaah asal Lombok Tengah. Mereka akan dilepas pada tanggal 28 Agustus mendatang.

Menyusul kemudian 129 JCH di Kloter 10 yang akan dilepas secara bersamaan pada tanggal 4 September dengan 16 JCH Kota Mataram yang ada di Kloter 11.

 

DILEPAS : Wali Kota Mataram bersalaman dengan JCH saat pelepasan kemarin.

 

Dari jumlah JCH tersebut ada sekitar 28 total JCH yang berusia lanjut (Lansia) dengan umur 60 sampai 80 tahun.”Tetapi hari ini jumlah Lansia yang berangkat sebanyak 18 JCH,” tegasnya.

Untuk pemberangkatan pertama ini ada JCH paling tua berumur 88 tahun sebanyak dua orang, dan JCH paling muda berusia 18 tahun sebanyak dua orang juga. Selain itu juga ada satu JCH yang mengalami sakit berat dan menggunakan kursi  roda. Dari pantauan koran ini, ada 3 JCH yang menggunakan kursi roda.” Tapi penyakit mereka tidak ada yang terlalu parah,” terangnya.

JCH paling tua atas nama Fatmah dari Karang Seme dan  Inaq Semok dari Lingkungan Gomong.  Sedangkan JCH paling muda berasal dari Lingkungan Turida Babakan Timur atas nama Sri Ulfa dan  Muliana 18 tahun dari  Sekarbela.

Kesehatan menjadi sangat penting untuk mengantisipasi suhu ekstrim di tanah suci. Selain dibekali dengan vaksin, vitamin, dan masker, jamaah juga dimimnta menghindari terik matahari, memanfaatkan sebaik mungkin spray air, minum sebanyak mungkin air putih, dan selalu memakai alas kaki. “Pesan Kementerian Kesehatan, maksimalkan penggunaan alas kaki kalau beraktivitas di luar pondokan,” ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh mengatakan, pesan-pesan dari Kemenag harus dilaksanakan oleh jamaah. Wali Kota juga berpesan agar para jamaah menghindari kemudharatan dengan memaksakan diri mengikuti ibadah tanpa mengindahkan kesiapan fisik.

Selain itu wali kota menitip pesan bagi para jamaah untuk tidak lupa mendoakan Kota Mataram agar selalu terjaga dan dilindungi Tuhan. “ Semoga perjalanannya membawa keimanan dan ketakwaan, mendapatkan perlindungan dari Allah, sehat wal afiat, dijauhkan dari bala dan musibah, melaksanakan ibadah dengan sempurna, kembali ke tengah keluarga, melaksanakan tugas lagi seperti sediakala dengan membawa haji yang mabrur,” tutupnya.(ami)

Bagaimana reaksi anda ?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid