Harus Menang Demi Harga Diri

KALAH LAGI: Vamos Mataram FC kembali kalah di AFC Futsal 2017 di Vietnam dari Naft Al-Wasath.

MATARAM—Usai ditekuk Al-Rayyan, Vamos Mataram kembali mendapat pukulan telak dari Naft Al Wasath dengan skor mencolok 3-6 di ajang AFC 2017.

Kekalahan beruntun dari dua tim asal Timur Tengah ini otomatis membuat Vamos harus segera berkemas meninggalkan arena pertandingan di Vietnam. Kala meladeni wakil Qatar, Al-Rayyan, Vamos masih bisa mengimbangi permainan dengan skor 2-1. Namun di tangan finalis AFC 2016, Naft Al-Wasath, Vamos seolah tak berkutik.

Dua kekalahan yang diterima tim yang mewakili Indonesia ini tentu saja menjadi pukulan telak. Namun begitu, harkat dan martabat bangsa harus tetap dijaga. Karena itu, pada pertandingan terakhir melawan Disi Invest hari ini (25/7), Vamos harus mengobarkan semanagat habis-habisan.

Di laga tersisa ini, Vamos diharapkan bisa menang demi kehormatan Merah Putih. “Posisi ketiga jelas jauh lebih baik dari pada posisi keempat. Kami ingin membuat warga Indonesia sedikit gembira dengan membawa pulang setidaknya satu kemenangan dan terhindar dari posisi juru kunci,” kata pelatih Vamos, Reza Fallah saat dihubungi Radar Lombok, Senin (24/7).

Disi Invest merupakan tim asal Tajikiztan. Vamos akan meladeni permainan tim tersebut sama-sama menargetkan diri keluar dari posisi juru kunci. Karena itu, pertandingan inipun dianggap tak kalah serunya dari dua pertandingan sebelumnya.

Dari catatan statistic sementara, pihak Vamos disebutnya memiliki rekor yang lebih bagus ketimbang Disi Invest. Ilham Ramadhyan Putra dan kawan-kawan di kubu Vamos masih menang agregat jumlah gol dibanding Disi Invest.

“Kami datang ke AFC sebagai tim baru. Baru kali ini kami tampil di ajang tahunan bagi para juara futsal se-Asia ini,” ucap Reza.

Di tim baru yang barus dibesutnya ini, disebutnya masih diperkuat para pemain yang masih sangat muda. Mereka muda secara usia maupun pengalaman.

Karena itu, dari sisi menejemen telah menargetkan dua hal. Pertama, lolos ke babak knock-out. Kedua, ingin memberi pengalaman level internasional kepada para pemain Vamos.

“Pengalaman itu sangat penting. Seperti yang kita lihat, dalam dua laga terakhir tim sebenarnya bermain bagus. Kami berani menyerang dan menekan bahkan saat melawan Naft yang sudah memiliki nama besar di AFC. Kami menekan dan membuat lawan kerepotan. Kami juga membuat banyak peluang-peluang emas. Sayangnya, peluang itu tidak menghasilkan gol,” katanya.

Meski demikian, ia menyebut anak-anak asuhnya memiliki finishing yang buruk. Kondisi ini disebutnya kurang baik membawa keberuntungan bagiu tim yang sedang berkompetisi di kejuaraan internasional. (cr-adi)

BACA JUGA :  Khairatun Ajak Warga Budayakan Olahraga