Hari Ini, 19.539 Siswa SMK di NTB Ikuti UNBK

UNBK
Puluhan komputer di salah satu ruang kelas di SMK Negeri 1 Lembar, Lombok Barat siap menyambut siswa untuk digunakan UNBK di hari pertama, Hari ini, Senin (2/4).

MATARAM – Hari ini (Senin, 2/4), sebanyak 19,539 siswa dari 275 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri dan Swasta di Provinsi Nusa Tenggara Barat ikut sebagai peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tahun 2018. Sebanyak 19.539 siswa SMK negeri dan swasta tersebut dipastikan melaksanakan UN menggunakan berbasis komputer.

Ketua Panitia UN tingkat Provinsi NTB, H Sukran mengatakan, siswa yang ditetapkan sebagai Daftar Nominasi Tetap (DNT) dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) terdapat 19.539 untuk jenjang SMK.

“Sebanyak 19.539 siswa itu 100 persen ikut UNBK tahun 2018 ini, meski SMK swasta sebagian besar menumpang,” kata Sukran, Sabtu (31/3).

Sukran menyebut bahwa dari 275 SMK negeri dan swasta di Provinsi NTB terdapat 60 SMK swasta harus terpaksa menggabung melaksanakan UNBK di SMK negeri terdekat. Selain persoalan belum memiliki fasilitas pendukung seperti komputer dan jaringan internet, SMK swasta yang menggabung di SMK negeri lainnya ini, karena belum terakreditasi dan siswanya lebih sedikit, sehingga mengharuskan mereka menggabung.

Menurut Sukran secara umum seluruh SMK di Provinsi NTB sudah siap melaksanakan UNBK dari tanggal 2-5 April. Kesiapan SMK penyelenggara UNBK ini, baik dari sisi perangkat ujian hingga pada mental peserta.

“Seluruh proses ujian tahun ini sama dengan proses UNBK tahun sebelumnya, namun sekarang bertambah jumlanya menjadi 100 persen,” lanjutnya.

Pelaksanaan UNBK tingkat SMK berlangsung tanggal 2 hingga 5 April 2018, sementara untuk SMA akan berlangsung mulai 9- 12 April 2018. Sejauh ini, semua jenjang tidak ada kendala apapun. Bahkan dipastikan hingga hari pelaksanaannya baik SMK dan SMA diprediksi akan berjalan sukses.

“Kita pastikan semuanya tidak ada kendala hingga hari terkahir,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia UN Tingkat Provinsi NTB, H Aidy Furqan mengatakan, peningkatan jumlah sekolah yang menerapkan UNBK semakin pesat, terutama terutama jenjang SMK, tahun ini tercatat 100 persen yang menerapkan UNBK dari 275 SMK, terdiri dari SMK Swasta sebanyak 187 dan SMK Negeri sebanyak 88.

Adapun untuk pembagiannya, tercatat menumpang ada sebanyak 60 SMK Swasta dan 215 SMK Swasta dan Negeri semuanya menerapkan UNBK dengan mandiri. Sementara untuk pembagian Shift dilakukan secara bersamaan, meski sebagiannya masih menumpang.

“Pelaksanaannya akan berlangsung sama, selesainya juga akan bersamaan,” tutupnya. (rie)